Suara Denpasar - Sebagai seorang akademisi Rocky Gerung memang membebaskan alam dan cara berpikirnya.
Jadi, jika diamati semuanya memang keluar tanpa beban dan selain kritik tentu juga menawarkan sebuah solusi.
Kali ini dalam bincang-bincang dengan jurnalis senior Hersubeno Arief di kanal youtubenya dalam video berjudul "Fanatisme Relawan Makin Berbahaya, Kekuatan Oligarki Jadi Pemicu," yang dikutip denpasar.suara.com, Jumat (2/12/2022).
Diawali dengan pertanyaan Hersubeno Arief soal Rocky Gerung yang dicaci emak-emak pendukung Anies Baswedan, begitu juga dengan pendukung Prabowo.
Relawan atau pendukung kedua calon itu menuding Rocky Gerung berada di pihak lawan.
Sebagai akademisi, Rocky Gerung menjelaskan bahwa fanatisme ini harus dihilangkan untuk tataran demokrasi yang lebih baik.
Supaya rakyat tidak terkotak-kotak dalam pandangan pro dan kontra. "Secara tidak terucap, kalau kita kritik Anies.
Lalu mereka (relawan) menganggap kita pro Jokowi dan anti Anies," demikian sebut Rocky Gerung.
"Ini bahayanya. Padahal, kita mau tuntut bangsa ini pulihkan akal sehat supaya tidak terjadi seperti 2019. Semua bergerombol di sekitar Prabowo, lalu Prabowo pergi ke kekuasaan," terangnya.
Baca Juga: Presiden Itu Bukan Raja, Rocky Gerung Tolak RKUHP karena Berbahaya Bagi Demokrasi
Dia juga mengalami dan disentil relawan pendukung Prabowo, mengapa kini tidak ikut mendukung Prabowo di kekuasaan.
Ungkap Rocky Gerung, dirinya sebagai oposisi kekuasaan, oposisi Jokowi. Jadi, dengan Prabowo masuk kekuasaan dengan sendirinya motifnya beda.
"Motif kita beda. Prabowo ingin mendapat kekuasaan reposisi ingin menggantikan Jokowi. Saya tidak ingin menggantikan Jokowi, saya hanya ingin menurunkan dia (Jokowi)," demikian terang Rocky Gerung kepada relawan Prabowo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan