Suara Denpasar – Di tengah kisruh rumah tangganya, Dedi Mulyadi sempat bercengkrama dengan korban bencana Cianjur. Cianjur, Jawa Barat, baru saja diguncang bencana alam gempa bumi, banyak rumah warga tak terselamatkan.
Akhirnya, mereka harus melewatkan hari di tenda-tenda darurat bersama keluarga besarnya masing-masing.
Tak terkecuali Iman, seorang warga Cianjur yang berprofesi sebagai sopir mobil jenazah yang katanya tak digaji untuk pekerjaannya.
Untuk itu, Dedi Mulyadi memberikan santunan khusus bagi Iman, yang telah memberikan hiburan kecil bagi sang mantan bupati.
Kunjungan Dedi Mulyadi itu pun diabadikannya dalam kanal Youtube bernama akun Lembur Pakuan Channel.
Iman menerima hadiah uang dari Dedi Mulyadi dengan senang hati. Akan tetapi, reaksi Iman justru tak terduga. Dia juga merasa iba terhadap Kang Dedi yang dicugat cerai istrinya, Ambu Anne Ratna Mustika. Iman pun memberikan semangat kepada Kang Dedi atas gugatan cerai yang sedang dihadapi.
Mendengar ucapan Iman, sang mantan bupati Purwakarta itu pun tertawa. Dia pun memberikan penjelasan kenapa hanya Iman yang diberinya hadiah berupa uang cash.
“Karena Iman nganter orang sakit, jenazah, tidak dibayar,” ungkap Dedi Mulyadi.
Yang unik, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa apa yang diberikannya kepada Iman merupakan hasil dari video yang diunggahnya di kanal Youtube.
Baca Juga: Kang Dedi Tunjukkan "Barang" Privasi, Emak-emak Langsung Wow!
“Eta geh lumayan tina Youtube (itu juga lumayan dari Youtube)," kata Kang Dedi.
Iman mengucapkan terima kasihnya kepada Dedi Mulyadi seraya tertawa lebar, dan meneruskan kelakarnya.
Sepanjang kunjungannya ke tenda keluarga besar Iman, Dedi Mulyadi dibuat tertawa sehingga membuatnya betah.
Ia mengaku, sepanjang kunjungannya ke lokasi bencana alam gempa bumi di Cianjur, belum ada orang seperti Iman yang selalu mengajaknya tertawa.
“Pokona kalo orang Sunda mah, bencana oge masih bisa seserian (pokoknya, kalau orang Sunda, dalam kondisi bencana juga masih bisa tertawa)," lanjut Dedi Mulyadi.
Terakhir, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan kepada relawan dan donatur yang akan berkunjung tentang donasi yang harus dibawanya.
Berita Terkait
-
Serangan Balik, Kang Dedi Mulyadi Kritik Keras Model Rapat Istrinya? Lebih Pilih Hotel dan Habisin Duit Negara
-
Setelah Kang Dedi Mulyadi Diusir Ambu Anne, Ini Sosok Berkuasa di Purwakarta yang Tempati Gedung Kembar
-
Dedi Mulyadi Main Kode Halus, Akui Dirinya Masih Gagal Move On dari Ambu Anne
-
Dedi Mulyadi Sindir Keras Anne Ratna Mustika? 'Lebih Hebat Tukang Bakso, Pemimpin Dikendalikan Staf'
-
Kang Dedi Mulyadi Kagum Dua Bocah Ini, Masih Kecil Sudah Rajin Lakukan Aktivitas seperti Orang Dewasa
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan