Suara Denpasar - Konflik Rumah tangga antara Dedi Mulyadi dan istrinya yang merupakan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika makin meruncing.
Keduanya saling sindir terkait dengan apa yang pernah dilakukan, seperti misalnya Kang Dedi Mulyadi meninggalkan utang Rp28 miliar untuk Pemkab Purwakarta saat menjabat Bupati.
Kemudian juga Dedi Mulyadi harus angkat kaki dari gedung Kembar yang selama ini digunakan untuk kantor kedua.
Hal yang sama juga dilakukan Kang Dedi dengan menyindir istrinya yang saat ini menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
Sindiran terbaru soal kebijakan yang selalu memilih hotel sebagai tempat sosialisasi dibanding dengan gedung milik Pemkab Purwakarta sendiri.
Padahal dia saat masih menjabat sebagai bupati sudah membangun gedung untuk pertemuan kegiatan pemerintahan.
Lalu bagaimana elektabilitas Dedi Mulyadi apakah masih tinggi terkait dengan pemilihan gubernur Jawa Barat 2024?
Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi Arlan Siddha mengatakan, kini publik harus mengkonsumsi konflik keluarga.
Kata dia aksi saling sindir antara Kang Dedi Mulyadi dan Anne Ratna diyakini Arlan akan mempengaruhi opini publik tentang keduanya yang sama-sama dari partai Golkar tersebut.
Baca Juga: Setelah Bikin Marah Forkabi karena Copot Marullah dari Sekda DKI, Heru Budi Temui Bamus Betawi
"Kalau kedua ini saling melempar sindiran ini akan membuat publik bertanya-tanya hal tersebut bisa mempengaruhi opini publik yang pada akhirnya akan membuat konstituen menjadi kecewa," ujar Arlan.
Namun menurut Arlan, kisruh dua pejabat publik itu tidak akan berdampak signifikan terhadap elektabilitas Partai Golkar.
Begitupun elektabilitas Dedi Mulyadi yang menurut Arlan masih memiliki peluang tinggi untuk maju pada Pilgub Jabar 2024.
Meski ada dampak dari konflik rumah tangga yang sampai keluar ke publik, namun kata dia jika hal itu tidak signifikan dampaknya.
"Untuk di Jabar pengamatan saya masih masuk unggulan," ungkapnya dilansir dari Suara.com dan Suara Jabar.
Saat ini Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika masih berproses di Pengadilan Agama Purwakarta terkait perkara perceraian.
Sudah enam kali sidang digelar, dari agenda mediasi hingga kini sudah memasuki agenda materi gugatan perceraian.
Perkara perceraian ini sudah didaftarkan sejak 19 September 2022 lalu atau sudah dua bulan lebih berlalu.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Wajah Baru Stadion Wibawa Mukti: Renovasi Rp40 Miliar Rampung 70 Persen, Ini Bocoran Fasilitasnya!
-
Sinopsis Valerian and The City of A Thousand Planets, Tayang Malam Ini di Trans TV
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Dibalik Estetika yang Memanjakan Mata, Another World Mengajarkan Cara Berdamai dengan Masa Lalu
-
Emiten Properti SMRA Tebar Dividen Rp 5 per Saham
-
Kenaikan Pertamax Wajib Diiringi Perbaikan Layanan dan Mutu!
-
Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh Belum Turun ke Jalan Meski Harga Pertamax Melonjak
-
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
-
Catat Tanggalnya! Evan Eks ENHYPEN Siap Debut Solo Lewat Single Ride Or Die