Suara Denpasar - Sinyal bahwa dua alat bukti sudah dikantongi jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali makin menguat.
Hal ini menyusul pernyataan Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Bali A Luga Harlianto.
Bahwa pihaknya kini hanya menunggu hasil audit terkait kerugian negara dan meminta keterangan auditor sebelum mengumumkan tersangka dugaan penyimpangan dana Sumbangan Institusi Pendidikan (SPI) atau uang pangkal di Universitas Udayana (Unud).
Hal tersebut diungkapkan Luga dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Kejati Bali, 9 Desember 2022. "Dilakukan audit oleh auditor eksternal.
Diharapkan setelah mendapat audit kerugian negara dan meminta keterangan auditor sebagai ahli. Penyidik kejaksaan tinggi Bali akan menetapkan tersangka," paparnya kepada awak media.
Umumnya untuk hasil audit memakan waktu yang cukup lama. Hanya saja dari banyak kasus yang ditangani kejaksaan dan berdasar catatan denpasar.suara.com, biasanya tak lebih dari dua bulan hasil audit soal kerugian negara sudah keluar.
Dengan begitu, diprediksi sebelum Nyepi tahun 2023 sudah ada penetapan tersangka terkait kasus penyalahgunaan SPI Unud ini.
Terang Luga juga kasus ini mulai ditangani penyidik Kejati Bali tak lepas dari informasi masyarakat.
"Diawali ada pengakuan dari anggota masyarakat dan telah masuk tahap penyidikan. (Tanggal) 24 Oktober penyidik melakukan upaya untuk membuat terang kasus pidana dimulai dengan melakukan penggeledahan dan pemeriksaan saksi-saksi," paparnya.
Dari penggeledahan di Rektorat Kampus Unud Jimbaran diamankan 200 dokumen yang sampai kini masih dipilah penyidik kejaksaan tinggi. "Minggu keenam sejak ditetapkan ke tahap penyidikan sudah diperiksa 25 orang saksi.
Baca Juga: MAKI: Mestinya Kasus SPI Unud Sudah Ada Tersangka, Jika Mangkrak Siap Praperadilkan Kejati Bali
Setiap minggunya melakukan pemeriksaan," jelasnya. Pemeriksaan tentu dilakukan sesuai aturan, SOP, dan asas praduga tak bersalah yang menunjukkan keprofesionalan kejaksaan dalam menjalankan tugas. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan