Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi menyempatkan waktunya menyambangi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta. Kunjungannya untuk mempertanyakan soal dana bagi hasil atau DBH yang sebelumnya diungkit oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Sebelumnya, Anne Ratna menyebut pemkab di masa kepemimpinan Dedi Mulyadi mempunyai utang DBH puluhan miliar.
Terkait itu, Dedi menyambangi dan bertemu kepala BKAD dan diunggah di kanal Youtube pribadinya pada Jumat (9/12/2022).
"Memang total utang pemerintah DBH Rp19,7 Miliar, kan. Itu bukan hal tertutup kan, dan tidak usah dianggap aib, kan," kata Dedi.
"Cuma selama ini tak teranggarkan," sambung Dedi.
"Betul," kata kepala BKAD Purwakarta.
Dia kemudian menjelasakan sebenarnya utang DBH pada 2016 di angka Rp24 miliar.
"Jadi sebenarnya bukan tidak teranggarkan pak ya, jadi begni, tahun 2016 utang kita di angka Rp24 miliar, kemudian di 2019 ada pembayaran Rp24 miliar," kata dia.
"Kemudian di 2020 ada pembayaran 3 koma sekian, sebetulnya ya sudah dialokasikan, tapi cuma Ciovid jadi relokasi anggaran," katanya.
Baca Juga: Puluhan Transpuan Jogja Mencoba Berdaya Lewat Jogja Incusion Art Festival
"Sisanya 19,7 belum teranggarkan, karena 2021 fokus penanganan covid. Kemudian di tahun 2022 penanganan pasca covid dan mengejar ketertinggalan infrastruktur," kata dia.
"Jadi 2023 ini fokus infrastruktur," jawab Dedi.
Dedi kemudian bertanya apa maksud Bupati soal utang Rp28 miliar di masa kepemimpinannya.
Kepala BKAD kemudian menjelaskan yang dimaksud bupati angka Rp28 miliar adalah angka yang dibayarkan oleh Pemkab.
"Jadi, kita bayar Rp24 miliar dan tiga koma sekian," kata dia.
Berita Terkait
-
Dijodohkan dengan Kang Dedi Mulyadi, Bupati Karawang Silaturahmi dengan Ambu Anne, Ada Apa Tetiba Tutup Komentar?
-
Dasar! Beraninya Sebar Video Ambu Anne Buka-bukaan Aib, Kang Dedi Mulyadi Ancam Penjarakan Oknum Ini
-
Dedi Mulyadi Ubah Panggilan Dirinya untuk Anne Ratna Mustika, Bukan Ambu Anne Lagi Tapi Panggil Ini
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Frenkie de Jong Cedera Hamstring, Harus Absen 6 Minggu
-
Adegan Suami Pesan Makan Satu di FTV Kisah Nyata Viral, Disebut Mirip Cerita Salshabilla Adriani
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Play-Ins FFNS 2026 Spring: 36 Tim Perebutkan 9 Tiket Menuju Grand Finals
-
Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda