Suara Denpasar – Bukannya sombong, Kang Dedi Mulyadi mengungkap fakta kepemimpinannya saat menjadi Bupati Purwakarta. Dia menyinggung soal bantuan infrastuktur desa yang jauh lebih tinggi saat istrinya, Anne Ratna Mustika menjadi bupati Purwakarta.
Hal itu disampaikan Kang Dedi Mulyadi saat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Purwakarta, R. Muchamad Nurcahja. Awalnya, Kang Dedi menanyakan apa masalahnya sehingga di era Bupati Anne Ratna, pembangunan tidak semarak ketika Dedi Mulyadi jadi bupati.
Dikatakan Kang Dedi, saat dia menjadi bupati ada banyak pembangunan dan program-program kerakyatan. Di antaranya dia membangun air mancur, bangun gedung kantor di mana-mana, bangun sekolah di mana-mana, bangun jalan di mana-mana, anggaran setiap dinas tinggi kemudian menggratiskan pelayan kesehatan bagi seluruh warga waktu itu tinggal bawa KTP.
“Itu anggarannya masih Rp2,2 triliun bisa bangun Purwakarta seperti sekarang ini. Masa yang Rp2,5 triliun tidak bisa tiga kali lipat seperti dulu, problemnya di mana?” tanya Kang Dedi Mulyadi dikutip dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, yang tayang Jumat (9/12/2022).
Nucharja pun menjelaskan, itu karena harga-harga melambung, juga anggaran kesehatan khususnya untuk penanganan Covid-19. Kang Dedi menyela, anggarannya basa saja tidak terlalu tinggi.
Nurcahja puna mengatakan, pada tahun 2023 juga fokus untuk memberikan ke desa berupa bantuan infrastruktur desa. Ternyata, Kang Dedi cukup menguasai APBD Purwakarta. Kang Dedi menyebut hanya Rp100 juta per desa, dengan jumlah desa yang sudah mengajukan proposal hanya 90 desa. Padahal ada 183 desa di Purwakarta.
“Seratus kali 90 desa, cuma Rp9 miliar,” kata Kang Dedi.
Nurcahja mengakui. Kemungkinan nanti di APBD perubahan ada penambahan lagi. Akan tetapi Kang Dedi menyatakan bahwa itu berarti nanti tahun 2023 baru akan dibahas.
Kang Dedi Mulyadi pun mengingatkan ke Nurcahja, ketika dia menjadi Bupati Purwakarta, anggaran infrastrutur untuk desa jauh di atas zaman Ambu Anne.
“Saya kasih tahu dulu desa itu rata-rata Rp400 (juta). Bahkan ada yang Rp1 (miliar), kan dulu bangun desa banyak dari kabupaten. Artinya anggarannya jauh lebih tinggi. Sekarang kenapa anggaran semakin besar untuk pembangunan semakin kecil?,” tanya Kang Dedi.
Lebih lanjut Nurcahja pun beralasan transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat
masih kecil karena dampak Covid-19. Kang Dedi tak sepakat. Dia menyatakan, masalah ada di efisiensi pengelolaan pemerintahan harus mendapat evaluasi. Sebab, dana pemerintah ini lebih banyak sekali yang digunakan untuk yang sifatnya administrative.
“Kalau yang administratif terasa oleh birokrasi tapi tidak terasa oleh masyarakat,” papar Kang Dedi.
Kang Dedi menyatakan sebetulnya Pemkab Purwakarta mampu membayar utang DBH pada era dia menjadi Bupati Purwakarta. Masalahnya, Kang Dedi menyebut pengelolaan anggaran yang tidak efisien di era Ambu Anne.
“Kemampuan anggaran pemerintah untuk membayar itu (utang DBH) memiliki kemampuan likuiditas yang sangat memadai. Tapi barang kali sampai hari ini belum ada kebijakan politis untuk melakukan pembayaran DBH,” terangnya.
Berita Terkait
-
Ambu Anne Boros Anggaran, Dedi Mulyadi: Kalau Saya Coret-coret APBD, Dapat Rp200 Miliar Efisiensi untuk Pembangunan
-
Utang DBH Jangan Dianggap Aib, kata Kang Dedi Mulyadi ke Bawahan Anne Ratna Mustika
-
Adu Kekayaan Kang Dedi Mulyadi Dengan Cellica Yang Dijodohkan Oleh Netizen, Lebih Kaya Mana ?
-
Usaha Kang Dedi Mulyadi Satukan Kembali Ryan Dono Dan Yessy, Pasangan Yang Batal Nikah Gegera Mahar Sertifikat Rumah
-
Bikin Nyesek, Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi, Bupati Celli Beri Jawaban Menohok
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Siapa Saja? Ini Daftar 6 Shio yang Diprediksi Paling Hoki Hari Ini 20 April 2026
-
6 Cara Menjaga Baterai Mobil Listrik agar Tidak Cepat Rusak, Aman hingga Belasan Tahun
-
20 April 2026 Membawa Kejutan Positif, Ini 4 Zodiak yang Paling Beruntung
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Diminta Bantu Suster Natalia, Hotman Paris: Istana Perlu Turun Tangan!
-
Terapi Alam yang Menenangkan: Kisah dari Pantai Lebuk Situbondo Jawa Timur
-
Terpopuler: 5 HP Tecno dengan RAM Paling Jumbo, HP Baru Realme Mirip iPhone
-
Terpopuler: Merk Motor Listrik yang Awet, Hitungan Pajak Mobil Listrik Sekarang
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Zayn Malik Dilarikan ke Rumah Sakit dan Batalkan Promosi Album 'Konnakol'