Suara Denpasar – Gegara Kang Dedi Mulyadi, Purwanto alias Bos Ipung menemui Neng Salma, si penjual nasi uduk cantik di Purwakarta. Sekadar mengingatkan Neng Salma adalah pelajar SMA yang sempat muncul di Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Bahkan, sejumlah netizen sempat menjodohkan Kang Dedi dengan Neng Salma. Kang Dedi Mulyadi saat ini sedang digugat cerai istrinya, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika di Pengadilan Agama Purwakarta.
Purwanto alias Bos Ipung datang ke Warung Nasi Uduk di Jalan Baru, Purwakarta ditemani istri dan anaknya, Sabtu pagi (10/12/2022). Dia mengendarai mobil VW kodok menuju warung ini.
Sekadar diketahui, Purwanto atau Bos Ipung adalah salah satu kawan karib Kang Dedi Mulyadi semasa masih jadi mahasiswa di Purwakarta. Dia juga bersama Kang Dedi Mulyadi menjadi pendiri dan aktivis HMI Cabang Purwakarta medio 1990-an.
Kini Bos Ipung menjadi kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Purwakarta. Dengan demikian, sampai saat ini dia merupakan PNS, dan jadi anak buah Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, istri Kang Dedi Mulyadi.
Dari Youtube Purwanto Channel yang dilihat Suara Denpasar, Minggu (11/12/2022), Bos Ipung datang ke warung makan di tepi Jalan Baru, persisnya di depan Kantor Samsat Purwakarta.
Bos Ipung pun bertemu Yayuk, ibu dari Salma. Di warung itu, Salma juga sedang membantu ibunya melayani pembeli. Gadis cantik yang baru kelas 3 SMA ini sejak dini sudah dibiasakan membantu sang ibu berjualan.
Ibu dari Salma, Yayuk adalah mantan guru Bahasa Indonesia. Namun, berhenti mengajar dan menekuni usaha warung nasi uduk. Di warung ini juga tersedia kupat sayur, nasi timbel, ndan ayam goreng.
Nah, saat ngobrol itu lah, Purwanto membuat challenge atau tantangan ke Neng Salma. Bos Ipung menanyakan ke Neng Salma punya ide bisnis apa. Kemudian Neng Salma menjawab ingin membuat usaha ceker mercon.
Baca Juga: Proses Perceraian dengan Ambu Anne, Dedi Mulyadi Tulis Tanda Tanya: Ini gimana sih ya?
“Saya kasih challenge ke Salma, kalau nasi uduk branding mamahnya, Bu Yayuk. Kalau ceker mercon brandingnya Neng Salma,” kata Bos Ipung.
Bos Ipung menyarankan, ceker mercon Neng Salma ini selain dijual langsung di tempat, juga bisa dipasarkan secara online, dan melayani lewat pesan antar melalui aplikasi seperti Gojek, Grab, dan lainnya.
“Siap, gak? Bapak kasih modal. Serius,” kata Bos Ipung.
Neng Salma menyanggupi. Tidak tanggung-tanggung, Bos Ipung pun siap memberi modal usaha Rp1,5 juta untuk memulai usaha ceker mercon. Dia pun bersalaman dengan Neng Salma, tanda deal atau sepakat.
Selesai sarapan nasi uduk, Bos Ipung pun memberikan uang modal usaha yang dijanjikan. Pas Rp1,5 juta. Hari Senin (12/12/2022), usaha Ceker Mercon Neng Salma sudah mulai meramaikan dunia kuliner di Purwakarta.
Sekadar diketahui, belum lama ini Kang Dedi Mulyadi memang sempat mampir ke warung nasi uduk di Jalan Baru. Saat itu Kang Dedi menyanjung Neng Salma yang maasih sekolah kelas 3 SMA namun sudah membantu orang tua jualan.
Kang Dedi Mulyadi sangat mengapresiasi kepada anak yang sudah membantu orang tuanya dalam berusaha. Sebab, itu akan menjadi bekal sang anak ketika dewasa kelak agar bisa hidup mandiri. (*)
Berita Terkait
-
Di Depan Kang Dedi! Yessy "Sertifikat Rumah" Mau Dinikahi Ryan Dono, tapi Dihalangi Ibu Kandung
-
Kang Dedi Ikut Terpukul, Lagi Mandi Bocah Delapan Tahun Tewas Tertimpa Tembok
-
Proses Perceraian dengan Ambu Anne, Dedi Mulyadi Tulis Tanda Tanya: Ini gimana sih ya?
-
Rela Becek, Dedi Mulyadi Temukan Momen Langka, Sampai Ikut Nyobain
-
Ternyata Orang Tua Kang Dedi Mulyadi Bukan Orang Biasa, Pantas Didikannya Keras, Ini Kisahnya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya
-
5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian
-
Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
-
SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius