Suara Denpasar - Kondisi Daisuke Sato, bek kiri Persib Bandung cukup mengkhawatirkan pasca laga melawan Persebaya Surabaya di kompetisi Liga 1, Sabtu (10/12/2022) sore.
Ia berbenturan di bagian kepala dengan sayap kiri Persebaya Surabaya, Sho Yamamoto di menit 10 hingga cidera dan dilarikan ke rumah sakit.
Pelatih Luis Milla harus memutar otak agar Persib Bandung bisa tetap tampil prima di Liga 1.
Terlebih, Pangeran Biru akan bersua Dewa United di pekan 13 Liga 1, Rabu (14/12/2022) malam kick off pukul 20.15 WIB.
Jika Daisuke Sato masih belum sembuh dari cidera, maka nama Zalnando bisa jadi pilihan pelatih Luis Milla.
Meski pelipis robek, namun Daisuke Sato sempat melanjutkan permainan hingga babak pertama dengan kepala di perban.
Kemudian, Dokter tim Persib Bandun dr. Rafi Gani menginstruksikan agar pemain asal Filipina ini segera dilarikan ke rumah sakit terdekat guna menghindari risiko lebih besar.
"Karena sobekan pada bagian pelipisnya cukup panjang, jadi luka tersebut harus segera dijahit," ungkapnya dilansir dari laman resmi Persib Bandung, Minggu (11/12/2022).
Ternyata, luka yang dialami Daisuke Sato cukup parah yakni sampai menerima lima jahitan.
Baca Juga: Gerak Cepat, Kontraktor Jalan Sedap Malam Langsung Lakukan Perbaikan
"Kalau pendarahan memang sudah berhenti sejak Sato belum mendapatkan penanganan di rumah sakit," kata Rafi.
Meski demikian, Rafi bersama tim kesehatan Pangeran Biru akan terus melakukan pemantauan terhadap pemain berdarah Jepang tersebut.
"Sambil terus dilakukan observasi karena ada benturan di kepala, mudah-mudahan cidera Sato tidak terlalu mengkhawatirkan," tegasnya.
Untuk diketahui, pada pertandingan yang diselenggarakan di stadion Jatidiri Semarang itu, Persib Bandung berhasil menang 2-1 atas Persebaya Surabaya.
Gol tim Bajul Ijo dicetak oleh Leo Lelis di menit 44, lalu dibalas oleh Ciro Alves menit 64 dan David da Silva di menit 75.
Atas hasil itu, Persib Bandung kini menduduki peringkat 7 klasemen sementara Liga 1 dengan 22 poin, hasil dari 7 kemenangan, 1 imbang dan 4 kekalahan.
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap! Sejumlah Kesalahan Klub Liga 1, Pelatih Persib Luis Milla hingga Pemain Persija Tersandung
-
Parah! Gara-gara Luis Milla dan 148 Detik, Persib Bandung Rugi Besar, Puluhan Juta Melayang Sia-sia
-
Top! Pemain Didikan Shin Tae yong Jadi Plan B Luis Milla, Wonderkid Persib Bandung Bawa Asa Juara Liga 1
-
Tarik Keluar Nick Kuipers, Luis Milla Kirim Sinyal Rekrut Bek Asing? Sosok Bek Spanyol Ini opsi Persib Bandung
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas