Suara Denpasar - Dalam menyongsong tahun politik 2024, peta politik pemilihan calon walikota semakin dinamis. Salah satunya di Kota Bandung. Nama-nama tak terduga, seperti Raffi Ahmad pun muncul.
Dalam rilis survey opini public Kota Bandung yang disampaikan Lembaga Survei IPRC (Lembaga Survei Indonesian Politics Research and Consulting) sampai pada kesimpulan jika pemilihan Walikota dilakukan pada saat dilakukan survei, Yana Mulyana masih menjadi tokoh dengan elektablitas tertinggi pilihan masyarakat dalam beberapa simulasi yang dilakukan,
Kemudian disusul oleh Atalia Praratya yang konsisten juga membuntuti di posisi kedua dengan margin antara 1-3%. Sementara nama-nama lain mengikuti diposisi ke tiga ada nama M Farhan, Raffi Ahmad dan Nurul Arifin yang bergantian mengikuti Yana Mulayana dan Atalia Praratya,
Meskipun secara elektabilitas dalam beberapa simulasi ketiga nama ini belum atau tidak melebihi elektabilitas sebesar 10%, dan masih terpaut cukup jauh dari kedua nama di posisi kesatu dan kedua.
Sedangkan, pada perolehan elektabilitas partai politik PDIP, PKS dan Golkar Konsisten mendapatkan peningkatan elektabilitas dari hasil survei IPRC pada bulan Juli.
Partai Gerindra berada di posisi keempat setelah PKS, PDIP dan Golkar, Gerindra menjadi partai yang mengalami penurunan elektabilitas suara dari hasil survei IPRC pada bulan Juli.
Untuk elektabilitas tokoh berdasarkan pada pilihan partai Yana Mulyana menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi berdasarkan pilihan partai. Mayoritas pemilih pada sebagian besar partai memilih Yana Mulyana.
Untuk kedikenalan nama Raffi Ahmad menjadi tokoh paling dikenal 94,4%, Atalia Praratya 87,6% dan Yana Mulyana 86,4%, Namun tingkat kedisukaan Yana Mulyana menjadi yang tertinggi dibandingkan dua nama lainnya yakni 91,3%.
"Jika diasumsikan popularitas Yana Mulana semakin meningkat dengan tingkat kedisukaan yang tinggi maka pilihan atau dukungan pada Yana Mulyana akan semakin dominan dibandingkan dengan nama lainnya," tulis dalam hasil rilis lembaga tersebut. (*)
Baca Juga: Kronologi Mobil Boks Berisi 1,3 Ton Ganja Ditangkap di Medan, Kapolrestabes Bilang Begini
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda