Suara Denpasar - Ini dia profil Ryo Fujii yang disebut akan segera menjadi andalan baru bagi PSIS Semarang di putaran kedua.
Ryo Fujii yang berposisi sebagai gelandang bahkan disebut-sebut menjalani tes medis untuk PSIS Semarang pada Rabu pagi ini.
Lalu seberapa hebat dan bagaimana profil serta biodata Ryo Fujii yang dilirik Laskar Mahesa Jenar?
Kabar kedatangan Ryo Fujii ini sudah terendus oleh beberapa akun media sosial sepakbola salah satunya @smrgpsis.
Disebutkan, Ryo Fujii yang merupakan kelahiran Hongkong, 7 Agustus 1996 memiliki kewarganegaraan Jepang.
Sejauh ini, ia biasa tampil sebagai gelandang maupun sayap kanan. Klub sebelumnya adalah Kaya FC di Liga Filipina.
"PSIS Semarang mendatangkan pemain Trial asal Jepang kelahiran Hongkong yaitu Ryo Fujii. Pemain yang bisa bermain sebagai Gelandang Bertahan, Gelandang Central maupun Sayap Kanan ini akan menjalani Tes Medis terlebih dahulu di ISMJ Jakarta Rabu pagi," tulis akun tersebut.
Jika lolos tes medis, sang pemain akan langsung terbang ke Solo untuk bergabung bersama Tim dan akan mulai menjalani masa Trial.
Jika masuk kriteria dia akan di kontrak dan di daftar kan pada putaran kedua Januari mendatang.
Baca Juga: Dapat Minister of the Year 2022, Erick Thohir Sebut Penghargaan Ini Sebuah Kehormatan
Di karir Junior Ryo berada di beberapa Tim muda Amerika seperti Chiesa dan La Galaxy. Setelah Itu Ryo promosi ke Tim La Galaxy II dan bermain di tim Senior.
Ryo bergabung ke Kaya FC dan bermain di AFC Cup mewakili Filipina bahkan satu Grup dengan Bali United wakil dari Indonesia.
Dia memiliki karakter sebagai gelandang pekerja keras dan ber tipikal petarung khas jepang yang sangat dibutuhkan PSIS di Lini tengah.
Jika dirinya lolos Trial dia akan diproyeksikan mengisi lini tengah Mahesa Jenar yang diisi oleh Eka Febri, Guntur Triaji, Delvin Rumbino hingga Damas Damar Jati.
Berikut profil dan biodata singkat Ryo Fujii:
Nama lengkap: Ryo Fujii
kelahiran/tanggal: Hongkong/7 Agustus 1996 (26 tahun)
Kewarganegaraan: Jepang
Tinggi: 177 cm
posisi: gelandang bertahan
Klub sebelumnya: Kaya FC (Filipina), Global FC, La galaxy II
Klub saat ini: Kaya FC
Harga transfer: Rp 1,74 miliar
Berita Terkait
-
Persija Ditaklukan PSIS, Thomas Doll Senggol Shin Tae Yong dan Beberkan Penyebabnya
-
Turunkan Alie Sesay, Gawang PSIS Cleansheet Lagi, Dewangga Beri Komentar, Suporter: Aman, Tidak Jadi Dipecat
-
Carlos Fortes Tidak Diberi Menit Penuh, Ditarik Setelah PSIS Unggul 2-0 atas Persija, Ian Andrew Gillan Beri Komentar
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima
-
Mengenal Barong Tagalog, Busana Khas Filipina yang Dipakai Prabowo di KTT ke-48 ASEAN
-
Liburan di Gili Trawangan Bakal Punya Vibes Baru, Resort Glamping Tepi Pantai Ini Buka Juli 2026
-
Biodata, Umur, dan Pekerjaan Mentereng Aksa Anak Soimah yang Baru Menikah
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Antam Alami Perubahan
-
Di Tengah Gempuran Gadget, Pojok Baca Jadi Cara Sederhana Meningkatkan Literasi
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir