/
Kamis, 15 Desember 2022 | 11:30 WIB
The Ascent (Doc)

Suara Denpasar - Dewan Bangunan Tinggi dan Habitat Perkotaan (CTBUH) menobatkan gedung The Ascent sebagai gedung pencakar langit dari kayu tertinggi di dunia dengan ketinggian yang mencapai 86,6 meter. 

Bangunan ini sendiri terletak di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat. 

Dibangun oleh Arsitek Korb plus Associates yang bekerja sama dengan Insinyur Struktural, Thornton Tomasetti, bangunan ini memiliki total 25 lantai dengan 259 apartemen. 

Menara kayu ini memiliki dekorasi interior dari kayu yang bersandar pada keindahan material alam serta menawarkan pemandangan Milwaukee yang berbingkai kaca. 

The Ascent berdiri di atas lima tingkat garasi beton dan tumpukan pipa baja berisi beton. 

Selain itu gedung ini juga memiliki dua inti beton yang menampung poros lift serta tangga. 

Struktur dari bangunan ini terbuat dari sistem balok kayu laminasi terpaku (glulam) dan kolom yang menopang lantai kayu laminasi silang (CLT).

Bangunan ini juga telah meraih gelar tertinggi di dunia dan disertifikasi oleh CTBUH karena masuk dalam dua kategori kayu massal sebagai bangunan kayu tertinggi secara keseluruhan dan juga sebagai bangunan hibrida beton-kayu tertinggi di dunia.

Sebelumnya bangunan kayu tertinggi dipegang oleh yang HoHo dengan tinggi 84 meter di Wina, Austria.

Baca Juga: Rekor Pertemuan Argentina vs Prancis Jelang Final Piala Dunia 2022: La Albiceleste Dominan

Kriteria bangunan kayu tertinggi oleh Dewan Bangunan Tinggi dan Habitat Perkotaan (CTBUH) harus memenuhi beberapa persyaratan.

Pertama bangunan terbuat dari kayu dan kedua apakah elemen struktural utama vertikal dan lateral terbuat dari kayu.

Dalam hal ini, gedung The Ascent memenuhi kedua kriteria tersebut. (Rizal/*)

Load More