Suara Denpasar - FIFA mengonfirmasi bahwa kelak Piala Dunia Antar Klub akan mengikutsertakan 32 tim setelah sebelumnya hanya tujuh tim peserta.Keputusan ini diumumkan Presiden FIFA Gianni Infantino pada saat jumpa pers jelang laga final Piala Dunia 2022 Qatar.
Gianni Infantino belakangan tengah menjadi sorotan lantaran beberapa keputusan kontroversinya sejak sebelum hingga sepanjang Piala Dunia 2022 Qatar dihelat.
Ia mendapat kritik dari sejumlah pihak terkait pidatonya di upacara pembukaan Piala Dunia 2022 Qatar.
Dalam pidatonya tersebut, Infantino sempat menyinggung orang-orang ‘barat’ yang menurutnya tidak menghargai budaya yang ada di Qatar.
“Hari ini saya memiliki perasaan yang kuat. Hari ini saya merasa Qatar. Saya merasa Arab. Saya merasa Afrika. Saya merasa gay. Saya merasa cacat. Saya merasa sebagai pekerja migran,” ujarnya saat itu.
Selain itu, pemegang jabatan tertinggi di FIFA tersebut juga melarang keberadaan ban kapten bercorak pelangi di seluruh pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar.
Hal ini sontak mendapat kecaman dari negara-negara barat yang menganggap warna pelangi adalah wujud dari persatuan umat manusia, terutama soal isu LGBT.
Qatar selaku tuan rumah memang memiliki aturan mengenai larangan berkampanye soal LGBT sehingga Gianni Infantino mendukung hal tersebut sebagai upaya penghormatan kepada negara tuan rumah.
Namun bagi negara-negara yang pro terhadap gerakan LGBT menganggap ini sebagai sebuah pembungkaman terhadap mereka.
Baca Juga: Kaesang - Erina Gudono, Momen Anak Presiden dan Istrinya Makan Sosis di Pinggir Jalan
Tidak selesai sampai di situ, Gianni Infantino juga mendapatkan kritik terkait keputusannya yang menambahkan jumlah peserta pada Piala Dunia 2026 menjadi 48 tim.
Itu bukanlah satu-satunya turnamen yang diperbanyak pesertanya oleh FIFA.
Melalui sesi jumpa pers jelang laga Final Piala Dunia 2022 Qatar, Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut bahwa juga akan ada penambahan jumlah peserta pada kompetisi Piala Dunia Antar Klub menjadi 32 tim.
“Turnamen 32 tim akan terus berjalan, menjadikannya seperti Piala Dunia,” ucap Infantino.
Tentu penambahan ini terbilang cukup signifikan mengingat pada edisi-edisi sebelumnya, jumlah peserta hanya sebanyak tujuh tim.
Itu pun hanya tim-tim yang berhasil menjuarai kompetisi regionalnya masing-masing, seperti Liga Champions Eropa, Liga Champions Asia, Copa Libertadores, dll.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Brad Arnold, Vokalis dan Pendiri 3 Doors Down Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?
-
Misteri Gema dari Peti Mati
-
4 Sunscreen yang Sebaiknya Dihindari Kulit Sensitif, Cegah Kemerahan dan Iritasi
-
Enam Bulan Pasca Penjarahan, Eko Patrio Siap Boyong Keluarga Balik ke Rumah Lama
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
-
Sampai Muncul Larangan Bawa ke Tempat Umum, Sebenarnya Whip Pink untuk Apa?
-
Hasil Lengkap dan Update Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kokoh, MU Terus Mengintai
-
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah di Probolinggo, BPBD Pastikan Tak Ada Korban Jiwa