Suara Denpasar - PSIS Semarang kembali berhasil meraih kemenangan saat menghadapi PSS Sleman di Stadion Manahan, Solo pada Jumat (16/12) malam.
Laskar Mahesa Jenar sukses mengungguli Super Elang Jawa lewat gol satu-satunya Jonathan Cantillana di menit ke-31.
Hasil ini membuat PSIS Semarang berhasil masuk ke posisi 9 klasemen sementara BRI Liga 1 22/23 dengan koleksi 20 poin menggeser Persikabo 1973 dan Persebaya Surabaya.
Ini juga merupakan kemenangan kedua beruntun PSIS Semarang setelah di laga sebelumnya mereka sukses menaklukkan salah satu tim papan atas, Persija Jakarta dengan dua gol tanpa balas.
Pelatih PSIS Semarang Ian Andrew Gillan selepas laga mengatakan bahwa ini merupakan momentum untuk terus melanjutkan tren positif dan kesempatan untuk naik ke posisi papan atas klasemen.
“PSIS memang selalu mencoba untuk dapat memenangi pertandingan di setiap laga. Kami ingin ikut bersaing di papan atas. Namun memang di awal musim, kami sempat turun. Dan ini adalah momentum untuk naik dan terus melanjutkan tren positif,” tuturnya.
Kembalinya Carlos Fortes dan Ali Sesay ke dalam skuad PSIS Semarang menjadi faktor tersendiri dalam meningkatnya performa tim.
“Kita akan coba terus tampilkan terus tampilkan yang terbaik. Dan empat pekan terakhir, kita sudah coba terus bekerja keras. Dan hasil positif ini harus terus dilanjutkan PSIS,” kata Ian.
Di laga berikutnya, Frendy Saputra dkk akan menghadapi dua lawan berat yakni dua tim papan atas.
Baca Juga: Langit di Kota Semarang Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca dari BMKG
Kedua tim tersebut adalah PSM Makassar dan Bali United yang akan menjadi penutup perjuangan mereka di putaran pertama BRI Liga 1 22/23.
Ini akan menjadi ujian tersendiri bagi PSIS Semarang untuk terus melanjutkan tren positif dan agar bisa mengakhiri putaran pertama di posisi 10 besar klasemen.
Laga menghadapi PSM Makassar akan berlangsung pada hari Senin, 19 Desember 2022 pukul 18.00 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Sementara untuk laga terakhir PSIS Semarang di putaran pertama menghadapi Bali United akan berlangsung pada hari Kamis, 22 Desember 2022 pukul 18.30 WIB di Stadion Manahan, Solo. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Klub BRI Liga 1 Teriak Pemainnya Dipanggil ke Timnas Indonesia, PSSI Mohon Dimengerti
-
Asisten Pelatih PSIS Semarang Tolak Salaman dengan Ian Andrew Gillan, Suporter Geram Minta Pecat Ahmad Resal
-
Terbaru! Info Jadwal Persib Bandung vs Persija Jakarta Putaran Pertama Liga 1 2022/2023, Main di GBLA atau JIS?
-
Prediksi Barito Putera vs Persikabo 1973 di BRI Liga 1 2022/2023 Malam Ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Samsung Galaxy S26 Series Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya
-
Tasya Farasya Minta Maaf, Disebut Memutus Rezeki Orang Usai Host 'Halo Kakak' Mundur
-
Siapa Bunga Sartika? Host Konten 'Halo Kakak' Mundur Usai Disindir Tasya Farasya
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026