Suara Denpasar - Terlahir dari keluarga sederhana. Dedi Mulyadi tahu betul bagaimana perjuangan rakyat kecil dalam kehidupan.
Jadi, ketika dirinya memimpin Purwakarta selama dua periode. Program yang pro rakyat terus digalakkan serta direalisasikan.
Ketika Purwakarta dipimpin oleh Kang Dedi, begitu panggilan akrabnya. Masyarakat bisa menikmati beragam layanan sosial secara gratis. Baik itu soal kesehatan maupun pendidikan.
"Untuk seluruh rakyat, (jika sakit) di jemput langsung dengan ambulans ke rumahnya," kata Kang Dedi kepada Andy F. Noya ketika hadir dalam acara Kick Andy seperti dikutip Denpasar.suara.com, Sabtu 17 Desember 2022.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dirinya juga selalu standby 24 jam. Bahkan kerap membalas semua telepon maupun SMS warga saat malam hari.
Bahkan ketika ada warga yang tidak ditanggung oleh APBD yang sakit, Kang Dedi siap menjual rumahnya untuk membiayai dan itu sudah disampaikan ke direktur rumah sakit.
Dalam kesuksesannya memimpin Purwakarta tentu ada dua perempuan yang selalu mendukungnya. Yakni sang istri Anne Ratna Mustika dan juga sang ibunda, Karsiti.
Sang ibunda menurut Kang Dedi adalah penyemangat setia dalam karirnya selama ini. "Di hati saya, selalu ada ibu saya," kata Kang Dedi sambil terisak.
"Mengapa Anda menangis, apa yang Anda ingat?" tanya Andy F. Noya. "Keikhlasannya! Tidak pernah mengaku sakit, tidak pernah mengaku susah.
Baca Juga: Mau Tahu Modal Kang Dedi Jadi Bupati? Modal Rp 500 Ribu Berhasil Jungkalkan Incumbent
Dia selalu tersenyum ketika menghadapi kesulitan," jawab Kang Dedi. Melihat Kang Dedi terisak ketika bercerita soal ibundanya tentu membuat satu studio juga larut dalam suasana haru.
Dia juga bercerita ketika daya ingat ibunya sudah melemah, dirinya tetap bercerita tentang apa yang dihadapi kepada sang ibunda.
Dan, semua itu selalu terkabul. Dia juga berpesan kepada generasi muda untuk tetap semangat dan selalu menumbuhkan harapan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M