Suara Denpasar - Sosok Sahlin Ahmad Suryana, sang ayah yang sempat menjadi tentara namun pensiun di usia 28 tahun karena diracun mata-mata Belanda. Ini membuat Dedi Mulyadi, terbesit cita-cita untuk juga menjadi tentara.
Apalagi, dia juga mengidolakan Jenderal TNI M. Yusuf, mantan Pangdam Hasanudin dan Menhankam saat pemerintahan Soeharto itu adalah sosok yang hebat dan berani.
Untuk mewujudkan mimpinya, Kang Dedi akhirnya melamar ke AKABRI. Namun di tolak karena kurang gizi atau berat badannya kurang 9 kilogram dari keharusan.
"Berat badannya kurang hanya 46 kilogram sedangkan minimal yang diterima 55 kilogram," kata anak paling bontot dari sembilan bersaudara itu ketika menjadi tamu dalam acara Kick Andy seperti dikutip denpasar.suara.com, Sabtu 16 Desember 2022.
Gagal masuk Akabri akhirnya dia memilih untuk ikut Secaba atau sekolah calon Bintara. Lagi-lagi niatan itu harus dikubur dalam-dalam karena persoalan berat badan.
Layaknya sudah jatuh tertimpa tangga. Ketika ada pengumuman UMPTN, nama Kang Dedi muncul di salah satu siswa yang diterima di Universitas Padjajaran di Fakultas Hukum. Meski lulus, kuliah itu tidak diambil karena terbentur persoalan ekonomi.
Kegagalan demi kegagalan harus dihadapi Kang Dedi hingga akhirnya dia memilih merantau ke Purwakarta.
Saat itu tinggal di rumah kontrakan sang kakak yang hanya memiliki satu kamar dan dalam kondisi jauh dari kata layak karena reot.
Dia juga harus tidur di lantai tanpa alas bantal karena sang kakak juga dalam kondisi sulit. Sebelumnya, kakak Kang Dedi adalah kepala bagian di PDAM kemudian jabatannya diturunkan menjadi penjaga genset.
Baca Juga: Kang Dedi hanya Makan Garam dan Bawang, Andy F. Noya: Kok Bisa Hidup Anda Ya?
Demikian, dia tetap bersyukur tinggal selama dua tahun bersama sang kakak. Pengalaman yang paling berkesan tentu makan gudeg setiap hari.
"Akhirnya saya spekulasi untuk kuliah. Duitnya dari mana? Sambil jualan bala-bala (gorengan) di kampus," terangnya.
Kang Dedi kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta, di sana dia aktif berorganisasi. "Dari bala-bala untuk biaya kuliah dan organisasi," terangnya.
Sulitnya hidup masih tetap dia rasakan. Bahkan, Kang Dedi pernah tidak makan tiga hari. Dan, untuk makan bakso saja, seingat dia, dirinya harus menunggu traktiran seorang kawannya yang bernama Komaruzaman. ***
Tag
Berita Terkait
-
Kang Dedi hanya Makan Garam dan Bawang, Andy F. Noya: Kok Bisa Hidup Anda Ya?
-
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan Kang Dedi Mulyadi Saling Follow di Instagram, Sementara Kang Dedi dan Anne Ratna Saling Unfollow
-
Neng Salma Tampil Cantik, Netizen Fokus ke Belahan Dada: Cocok untuk Kang Dedi atau Ryan Dono
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Jelang Lebaran 2026, Jasa Penitipan Kucing di Banda Aceh Meningkat
-
Jangan Salah Arti! 'Wal Faizin' di Lebaran Bukan Cuma Tradisi, Ini Makna Sebenarnya
-
Jaga Stabilitas Pangan Jelang Lebaran 2026, Bulog Aceh Pasok 125 Ton SPHP
-
Masih Jawab 'Sama-sama'? Ini Balasan yang Lebih Tepat untuk Ucapan Minal Aidin wal Faizin
-
Ini Jadwal Baru Open House Idulfitri Walikota Makassar
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk
-
MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam