Suara Denpasar – Jelang laga menghadapi Persita Tangerang yang akan mentas Rabu 21 Desember 2022, Persib Bandung mendapatkan berita yang kurang menyenangkan.
Persib harus kehilangan dua pemain asingnya yaitu Daisuke Sato dan David Da Silva karena akumulasi kartu kuning.
Sato dan Silva saat ini telah mengumpulkan empat kartu kuning yang mengharuskan mereka absen kala menghadapi Persita Tangerang besok.
Kartu kuning yang didapatkan oleh kedua pemain asing tersebut terjadi kala Pangeran Biru memetik kemenangan atas Persis Solo pekan lalu di Stadion Sultan Agung Bantul, 18 Desember 2022.
Kemenangan dramatis tersebut pun harus dibayar mahal karena Sato dan Silva tidak akan turun bermain melawan Pendekar Cisadane.
Dalam laga kontra Persis kala itu, David Da Silva mendapatkan kartu kuning di menit ke-75. Sedangkan Daisuke Sato dihadiahi kartu kuning oleh wasit di menit ke-34.
Absennya kedua pemain penting Persib tersebut adalah adalah pertama kalinya terjadi pada musim ini.
Kedua pemain tersebut selalu turun bermain bagi Maung Bandung dalam 14 pertandingan yang telah dilakoni.
Bahkan pemain asal Filipina itu pun tetap melanjutkan permainan meskipun menderita luka robek di bagian pelipis kirinya kala melawan Dewa United pekan lalu.
Baca Juga: Jadi Pelayan Karen's Diner Indonesia, Fuji Ribut dengan Pelanggan Sampai Marah Beneran
Absennya dua pemain penting tersebut membuat Persib secara keseluruhan tak diperkuat oleh delapan punggawanya jelang kontra Persita.
Sebagai informasi, tiga pemain andalan Pangeran Biru di lini tengah yaitu Marc Klok, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto terpilih ke dalam skuad timnas Indonesia proyeksi Piala AFF 2022.
Sementara itu tiga punggawa lainnya seperti Zalnando, Febri Hariyadi dan David Rumakiek masih harus menepi lantaran fokus untuk melakukan pemulihan cederanya masing-masing.
Persib Bandung saat ini berada di posisi ke-5 klasemen sementara Liga 1 dengan mengoleksi 26 poin dari 14 laga.
Sementara itu, Persita Tangerang berada tiga strip di bawah Maung Bandung dengan terpaut satu poin saja dari 15 pertandingan yang sudah dilakoni.
Kemenangan atas Pendekar Cisadane tentu saja akan membawa Persib Bandung semakin dekat dengan empat besar.
Berita Terkait
-
Preview Persib Bandung Vs Persita Tangerang: Saling Jegal Demi Naik ke Papan Atas Klasemen
-
Brace Kenzo Nambu Taklukkan PSIS Semarang, PSM Makassar Nyaman di Pucuk Klasemen Liga 1
-
Hasil Pertandingan Liga 1 dan Klasemen Sementara, PSM Makassar Hancurkan PSIS Semarang, David Da Silva Masih Jadi Top Skor
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?