Suara Denpasar - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi melakukan tinjauan lapangan dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) Reses ke Pasar Badung, Kota Denpasar, Provinsi Bali pada Selasa 20 Desember 2022.
Kunker tersebut dalam rangka memastikan stok dan harga sejumlah komoditas di Provinsi Bali tetap aman jelang libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).
Saat mengunjungi pasar Badung, Ketua Tim Kunker Reses, Dedi Mulyadi meminta agar para pedagang di pasar Badung tidak menggunakan kresek atau plastik karena menurutnya Bali adalah Provinsi yang mencintai lingkungan.
"Harusnya di Bali jangan pakai plastik, karena Bali sudah mencintai lingkungan," ucap Kang Dedi Mulyadi kepada seorang pedagang yang mengemas barang belanjaan Kang Dedi Mulyadi menggunakan plastik.
Melalui kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi, terdengar seorang pedagang pasar Badung langsung mengingatkan pedagang tersebut untuk membungkus belanjaan Kang Dedi tersebut pakai kantong belanja.
Dalam kunker tersebut, Dedi Mulyadi menemukan selisih harga antara di pulau Jawa dan Bali. Menurutnya harga di Bali tergolong murah karena produktivitas pertanian dan hortikultura di Bali termasuk tinggi.
"Harganya lebih murah dibanding dengan harga di tempat saya. Di Jawa Barat dan Banten ya terutama. Saya misalnya ke Pasar Rengasdengklok, Karawang. Daging lokal sudah tidak ada, adanya daging impor. Daging impor harganya 110 ribu."
"Daging lokal 120 ribu. Di sini daging lokal harganya 110 ribu. Jadi secara umum harga barang di sini lebih murah dengan harga pasar yang ada di Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta," ungkap Ketua Tim Kunker Reses, Dedi Mulyadi, dilangsir dari laman resmi dpr.co.id, pada Kamis, (22/12/2022). (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan