Suara Denpasar- Pulau Bali, menjadi tempat favorit bagi turis mancanegara maupun wisatawan domestik untuk menghabiskan liburan bersama sanak saudara atau teman sejawat.
Pulau Bali, menawarkan berbagai tempat destinasi wisata serta kegiatan menarik untuk para wisatawan saat berlibur di Pulau Dewata. Wisatawan bisa menikmati hamparan pantai berpasir putih hingga hiburan malam yang seru serta lainnya dan tak heran Bali menjadi salah satu destinasi terpopuler di dunia.
Namun, bagi wisatawan bila berkunjung ke Bali tak cukup rasanya hanya berlibur dan menikmati panorama alam Bali yang indah. Bila wisatawan mencari cindera mata maupun pernak-pernik dan oleh-oleh khas Bali, bisa mengunjungi Pasar Kumbasari dan Sukawati yang menjajakan segala macam suvenir dan barang kerajinan khas Bali, dengan harga murah dan terjangkau.
1. Pasar Seni Kumbasari.
Pasar Kumbasari, berlokasi di Jalan Gajah Mada, Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali. Pasar Kumbasari, berada di pusat keramaian Kota Denpasar dan lokasinya bersebrangan dengan Pasar Badung, Bali.
Pasar Kumbasari aktivitasnya berlangsung selama 24 jam dan sebagian masyarakat di Bali lebih memilih berbelanja ke Pasar Kumbasari karena terlengkap dan cukup besar.
Di Pasar Kumbasari, wisatawan domestik dan turis mancanegara juga mencari oleh-oleh di pasar yang terdiri dari empat lantai ini. Di pasar ini, para pengunjung bisa menemukan beragam kerajinan, pernak-pernik dan karya seni khas Bali.
Selain, itu para pengunjung juga bisa membeli baju, sandal dan sepatu, aksesoris, lukisan dan produk lainnya yang cukup lengkap yang berada di setiap kios dengan harga terjangkau dan wisatawan bisa tawar-menawar dengan pedagang dan disesuaikan dengan budget yang dibawa.
Pasar Seni Sukawati berlokasi di Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, adalah pasar yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan turis
untuk membeli beberapa hadiah dan suvenir khas Bali.
Baca Juga: Pantai Cinta di Bali, Nikmati Senja Sambil Santai di Hamparan Bukit Hijau
Pasar Sukawati, telah lama menjadi favorit para wisatawan untuk berbelanja karena bisa menemukan berbagai suvenir dan oleh-oleh yang sangat menarik. Di pasar ini menyediakan pilihan produk yang sangat beragam dan harga yang ditawarkan juga dikenal murah dan wisatawan bisa juga tawar-menawar dengan pedagang.
Selain itu, di Pasar Sukawati terdapat banyak pedagang seni yang menjajakan kerajinan unik khas Bali. Mulai dari kaus, celana, tas, gantungan kunci, sandal, lukisan, patung kayu dan masih banyak pernak-pernik dan suvenir lainnya yang memanjakan mata. (")
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya