Suara Denpasar – Pengacara Farhat Abbas membeberkan kronologi dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari terhadap Hasnaeni Moein Si Wanita Emas. Dia menyebutkan, dugaan pelecehan seksual itu berawal dari proses pendaftaran partai politik untuk menjadi peserta Pemilu 2024.
Farhat Abbas menjelaskan, peristiwa ini berawal dari pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024 di mana Farhat dan Hasnaeni sama-sama memimpin partai politik. Farhat Abbas menjadi ketua umum Partai PANDAI, sedangkan Hasnaeni menjadi ketua umum Partai Republik Satu. Pendaftaran pada 1-14 Agustus 2022.
Akan tetapi, Partai Pandai yang diketuai Farhat Abbas tidak lolos, sedangkan Partai Republik Satu yang dipimpin Hasnaeni lolos.
“Kita kaget dong ada apa ini. Di situ saya memperhatikan perilaku cara ketika kan diterima oleh KPU kelihatan mimik wajah kayak orang pacaran. Ketua KPu dan ketua Partai Republik Satu awalnya ini. Ini dugaan,” kata Farhat Abbas dalam Youtube Uya Kuya, Selasa (28/12/2022).
Nah, suatu hari, rumah Hasnaeni dieksekusi akibat dia memimjam uang pada sebuah perusahaan. Eksekusi itu berlangsung September 2022 lalu. Kemudian Hasnaeni menghubungi Farhat Abbas meminta pertolongan.
Akhirnya Farhat berhasil masuk dengan pasukannya, dan menjadikan rumah itu status quo. Hasnaeni pun mengucapkan terima kasih. Farhat mengaku tidak dibayar jasa lawyer.
Akan tetapi, Farhat kala itu bertanya ke Hasnaeni mengapa Partai Republik Satu bisa lolos administrasi di KPU.
“Di situlah dia mengatakan bahwa rahasia ketua KPU itu ada di handphone saya. Kalau dia nggak loloskan partai saya akan saya runtuhkan dia,” kata Farhat menirukan ucapan Hasnaeni.
Farhat menyatakan, ada bukti chat ketua KPU Hasyim Asy’ari dengan Hasnaeni. Pada intinya ada hubungan special antara Haysim Asy’ari dengan Hasnaeni.
Baca Juga: Statistik Igor Jesus, Sosok Rp34,76 Miliar Bidikan Arema FC, Saingi Carlos Fortes di PSIS Semarang?
Dalam perjalanannya, kata Farhat Abas, Hasnaeni ditahan Kejaksaan Agung. Sebagaimana diketahui, Hasnaeni ditahan Kejagung dalam perkara korupsi pada 22 September 2022 lalu. Setelah itu Farhat dicabut kuasanya oleh Hasnaeni. Hasnaeni ganti pengacara.
Farhat mengaku marah. Sebab, dia membantu Hasnaeni tdak ada bayarannya. Kalau pun mau mencabut kuasa, cabut saja tapi tak perlu mempermalukannya dengan menyebut Farhat dicabut, Farhat dicabut.
“Akhirnya saya marah di sini saya ngomong bahwa Partai Republik itu ada hubungan khusus dengan ketua KPU,” katanya.
Dari sana lah Farhat disomasi untuk meminta maaf. Pengacara baru Hasnaeni, Brian bahkan malah mundur dan kini kata Farhat Abbas, membela kepentingan ketua KPU Hasyim Asy’ari.
Pada 11 Desember 2022, Hasnaeni Moein membuat pernyataan yang intinya minta maaf dan menyatakan tidak ada pelecehan seksual.
Farhat pun menyatakan tidak tahu apakah Hasnaeni dalam kondisi diintimidasi atau apa. Yang pasti, pada 22 Desember 2022 Hasnaeni memberikan kuasa lagi kepada Farhat Abbas.
Setelah itu, muncullah somasi agar ketua KPU memberikan klaifikasi soal pelecehan seksual terhadap Hasnaeni. Hingga akhirnya gabungan beberapa parpol melaporkan ketua KPU ke DKPP terkait etika yakni dugaan pelecehan seksual dan pelanggaran Pemilu yakni kesewenangan tanpa mengeluarkan berita acara tidak diterimanya sejumlah parpol. (*)
Berita Terkait
-
Tak Setuju Deddy Corbuzier Jadi Letkol Tituler? Farhat Abbas Sebut Uya Kuya Lebih Cerdas
-
Gegara 2 Hal Ini, Farhat Abbas Gedek ke Deddy Corbuzier, Tak Setuju Diberi Pangkat Letkol Tituler?
-
Dulu Inalillahi, Farhat Abbas Kini Senang Deddy Corbuzier Diberi Pangkat Tituler: Gak Akan Nemu Orang Kaya Dia Lagi
-
Sebelum Check In di Hotel, Denise Chariesta dan RD Sempat-sempatnya Ghibahin Farhat Abbas: Ngaco Ya Kalau Lawyer...
-
Denise Chariesta Dipolisikan Farhat Abbas, Terkait Regi Datau? Ternyata
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki
-
Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan