Suara Denpasar - Kaca bus Timnas Thailand retak, pelatih Thailand Alexandre Polking ketakutan, salahkan pemerintah Indonesia?
Pertandingan antara Timnas Indonesia kontra Thailand telah usai dengan hasil imbang 1-1.
Hasil yang diperoleh Timnas Indonesia sangat penuh dengan perjuangan, Penggawa Garuda gagal menang di kandang GBK.
Padahal, banyak peluang yang seharusnya dapat dimanfaatkan, salah satunya saat Witan Sulaeman berhasil merebut bola dari kiper lawan.
Walauoun begitu, Iwan Bule meyakinkan melalui Instagram pribadinya bahwa Timnas Indonesia telah melakukan yang terbaik.
Sebelum kick off, ada kabar yang kurang menyenangkan dari Timnas Thailand.
Kedatangan mereka disambut banyak fans Indonesia, tapi sayang mereka tak menyambutnya dengan baik.
Pendukung Yimnas Indonesia menyambut kedatangan bis tamu dengan acungan jari tengah ke arah penumpang.
Diiringi retaknya satu kaca bis yang mereka tumpangi, hingga membuat pelatih Thailand buka suara.
Baca Juga: Sejumlah Pria Beratribut PDIP Hadang Mobil Jokowi di NTB, Ngapain?!
Melalui sebuah wawancara langsung, pelatih Timnas Thailand Alexandre Polking mengatakan bahwa semuanya tanggung jawab pemerintah Indonesia.
Bagaimana seharusnya oemerintah mengatur kedatangan tamu yang akan bertandang, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Lagi pula, jika Timnas Indonesia datang ke Thailand hal itu tidak mungkin dilakukan fans Thailand. Karena bermain bola bukanlah misi balas dendam.
"Again it's a sad situasion (lagi-lagi, kondisi menyedihkan terjadi," ungkap Alexandre Polking seperti di unggah Ig @jebreeetmedia.
"I don't wanna involve but I have to report because that is not nice for AFF football, not nice for Indonesia (saya tak ingin terlibat tapi saya harus melaporkan karena hal itu tidak baik bagi AFF dan Indonesia," ungkapnya lagi.
"It's about organisation, we probably cannot change that people but we can change the organisation to come here (semuanya masalah pengaturan, kita mungkin tidak dapat merubah orang-orang itu tapi kita dapat merubah cara mengatur kedatangan kami ke sini)," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Madam Pang Lupakan Insiden Penyerangan Bus Skuad Thailand Jelang Hadapi Timnas Indonesia
-
Suporter Indonesia Serang Bus Timnas Thailand Hingga Kaca Pecah Disebut Untuk Psywar, Istilah Apa Itu ?
-
Thailand Vs Indonesia Berakhir Imbang 1-1, Manajer Cantik Timnas Thailand Puji Perjuangan Para Pemainnya
-
Komentari Insiden dengan Marselino Ferdinan, Pelatih Thailand: Itu Wajar di Sepak Bola
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan