Suara.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah pria berani menghadang mobil yang ditumpangi Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (29/12/2022).
Mereka menghadang mobil Jokowi sembari membentangkan bendera PDIP.
"Siapakah yang menghadang pak Jokowi?," cuit pemilik akun Twitter @QaillaAsyiqah pada Kamis.
Video yang diunggah oleh seorang warganet itu berdurasi 32 detik. Di awal video terlihat iring-iringan mobil rombongan presiden tengah melintas di jalan dengan pengawalan ketat polisi militer.
Pada saat itu, terdapat beberapa pria yang mengenakan baju merah terlihat mencoba menghalau mobil berplat Indonesia yang membawa Jokowi.
Satu pria berhasil lolos dari halauan polisi militer dan langsung berdiri tepat di depan mobil yang ditumpangi Jokowi. Pria itu membentangkan tangannya sebagai tanda meminta mobil berhenti.
Setelah mobil presiden berhenti, pria lainnya langsung mengerubungi mobil Jokowi. Mereka terlihat menggunakan kaus merah. Ada juga yang dua orang pria yang membawa bendera PDIP.
Sejumlah anggota Paspampres langsung melakukan pengamanan dengan meminta pria-pria tersebut menjauh dari mobil Jokowi. Aksi para pria tersebut mengundang warga lainnya untuk mendekati mobil Jokowi.
Baca Juga: Hayo Siapa yang Kangen 'Ketua dari Medan' Nahyan, Lihat Nih
Berita Terkait
-
Tak Terima Dipecat, Ferdy Sambo Gugat Presiden Joko Widodo dan Kapolri Listyo Sigit
-
CEK FAKTA: Gibran Anak Jokowi Terancam Dimiskinkan, Seluruh Aset Hasil Korupsi Disita KPK, Benarkah?
-
Buntut Panjang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi
-
Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri ke PTUN, Begini Isi Lengkap Gugatan Ferdy Sambo
-
Hayo Siapa yang Kangen 'Ketua dari Medan' Nahyan, Lihat Nih
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat