Suara Denpasar - Timnas Indonesia akan melangsungkan pertandingan terakhirnya dalam rangka babak penyisihan grup A, Piala AFF 2022. Penggawa Garuda akan berhadapan dengan Filipina Senin (2/1), di Stadion Rizal Memoriam.
Menemani Shin Tae Yong jumpa pers pre match, skuad Persib Bandung mengatakan bahwa Penggawa Garuda telah siap 100 persen.
Yang menjadi istimewa, rumput yang akan digunakan kali ini bukanlah rumput asli, melainkan rumput sintetis.
Walaupun begitu, Ricky Kambuaya, gelandang Timnas Indonesia mengatakan bahwa mereka telah mencobanya.
"Saya dan teman-teman, kami sudah siap 100 persen," ungkap Ricky Kambuaya yang merupakan skuad Persib Bandung ini.
Kepada wartawan, Shin Tae Yong mengatakan bahwa ia telah memberi wejangan kepada Timnas Indonesia.
Walaupun berbeda dengan dengan kondisi lapangan sebelumnya, Shin Tae Yong berharap besar anak-anak asuhnya dapat maksimal.
Poin yang akan dibawa pulang Timnas Indonesia sangatlah penting, karena boleh jadi mereka gagal melaju ke babak selanjutnya.
Melihat kekuatan Thailand pada laga kontra Timnas Indonesia beberapa waktu lalu, mereka aman di posisi pertama grup A.
Sedangkan Kamboja pada posisi ketiga, masih mungkin untuk naik ke posisi kedua, menggeser Indonesia.
Terutama jika Timnas Indonesia tak dapat membawa pulang 3 poin dari Filipina.
Tahun 2020 lalu, Timnas Indonesia berhasil menjadi runner up setelah Thailand.
Warganet berharap, mereka dapat mengangkat trofi juara Piala AFF 2022 ini. (*/Aryo)
Tag
Berita Terkait
-
Fix! Shin Tae yong Coret Pemain Rp17,38 M, Plan B Timnas Indonesia Tunjuk Pilar Persebaya, Persija atau Persib
-
Timnas Indonesia Bisa Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2022 Jika Ini yang Terjadi, Cek Hitung-hitungannya
-
Persib Bandung Dapat Sinyal Pemain Jebolan SAD Uruguay, Eks Timnas Indonesia Dilarang Keluar Oleh Bos PSIS Semarang
-
Mantan Pemain Timnas Filipina ini Beri Pesan Buat Timnas Indonesia Saat Lawan The Azkals
-
Keseruan Madam Pang Bersama Wartawan Usai Laga Timnas Indonesia vs Thailand, Singgung Masalah Kaca Bus yang Retak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026