Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan alias Iwan Bule memberi jawaban nyelekit soal desakan agar dia mundur dari Ketum PSSI. Dia menjelaskan bahwa ada banyak pihak yang menginginkan dirinya mundur dari kursi orang nomor satu PSSI tersebut.
Tuduhan tersebut dimunculkan saat banyak pihak yang menginginkan dia mundur setelah adanya tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan ratusan suporter dari Arema.
Tragedi tersebut mengakibatkan banyak pihak mengecam yang dimana menyuruh PSSI sebagai induk sepakbola tertinggi di Indonesia bertanggung jawab atas tragedi tersebut.
Selain itu dia Iwan Bule juga menuturkan bahwa pemerintah tidak melakukan intervensi kepada PSSI untuk melaksanakan KLB (Kongres Luar Biasa) PSSI.
Iwan Bule juga menuduh bahwa ada pihak-pihak yang menginginkan dirinya Mundur dari Ketum PSSI sampai membayar beberapa buzzer untuk menggemborkan isu tersebut.
"Saya rasa tekanan bukan dari pemerintah. Saya rasa tekanan dari orang tertentu yang memang menginginkan hal itu (KLB PSSI) terjadi," tutur Iwan Bule saat diwawancarai wartawan pada September tahun lalu dilansir dari Instagram @bolaindonesia.
Iwan Bule juga menuduh banyak pihak yang secara sistematis telah menggerakkan media dan buzzer untuk menurunkan dirinya dari Ketua Umum PSSI.
"Bagaimana dia (pihak yang ingin Iwan Bule mundur) menggerakkan media, menggerakkan Buzzer dan demo-demo yang terkoordinir itu pasti," tandas Iwan Bule.
Dalam wawancara itu dia juga menjelaskan untuk sabar kepada pihak-pihak yang ingin jadi Ketua Umum PSSI, dia juga berharap bahwa tidak ada lagi isu untuk dirinya harus turun. (*/Aryo)
Baca Juga: KLB! Nasib Iwan Bule Terancam? Dukungan Erick THorir Jadi Ketum PSSI Menguat
Berita Terkait
-
Bung Towel: Ada Pengkhianatan di Dalam Tubuh PSSI, Ketua Umum Iwan Bule Digembosi?
-
Berikan Skor Tipis Kontra Kamboja, Ketum PSSI Iwan Bule Bela Penggawa Garuda: Yang Penting Menang Dulu
-
Setelah Shin Tae Yong, Saatnya Iwan Bule Targetkan Juara Piala AFF 2022, Asnawi Mangkualam DKK Berlatih di GBK
-
Persebaya Surabaya di Liga 1, Melihat Anak-anak Asuhnya Didzalimi, Aji Santoso Minta Keadilan PSSI dan Iwan Bule
-
Ketum PSSI Iwan Bule Sampaikan Terima Kasih, Pelatih Timnas Indonesia ShinTae yong Soroti Hal Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat