Suara Denpasar – Persebaya Surabaya di Liga 1, melihat anak-anak asuhnya didzalimi, Aji Santoso minta keadilan PSSI dan Iwan Bule.
Persebaya Surabaya baru saja menyelesaikan pertandingan lanjutan Liga 1 kontra Persik Kediri, dengan skor akhir kacamata.
Persebaya Surabaya tidak mempermasalahkan hasil yang dibawa pulang, tapi terasa ada yang ganjal dari keputusan wasit di tengah pertandingan.
Hal itu sempat memicu kericuhan di tengah lapangan hijau, membuat pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso turut berkeluh kesah.
Tapi pada keluhannya, Aji Santoso mengatakan bahwa ia tidak mau banyak komentar, cukup melihat realitanya dari HP masing-masing.
“Saya gak mau berkomentar, ini saja (HP) yang jadi saksi,” ungkapnya pada jumpa pers usai pertandingan.
“Kalau dipimpin wasit seperti ini, bagaimana sepak bola kita ini?!” ungkapnya lagi.
Untuk menegaskan pendapatnya, Aji Santoso mengulang kembali pendapat komentator tentang kejadian yang memicu kericuhan di tengah lapangan.
Mereka bahkan mengunggah momen saat kejadian di kotak penalti berlangsung, yang membuat wasit berkeputusan janggal.
Baca Juga: 5 Fakta Pelaku Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma: Ditelanjangi dan Dicekoki Air Kencing
“Jelas, ya, ini penalti harusnya, ada dorongan yang jelas-jelas dilakukan oleh Dikri Yusron di dalam area terlarang,” ungkap komentator.
Kejadian itu diawali oleh pemain Persebaya Surabaya bernomor punggung 17 yang tengah menguasai bola untuk finishing.
Tapi pemain Persik Kediri bernomor punggung 31 mengejarnya dan dengan berani mendorongnya, di area berbahaya.
Melihat kondisi tersebut, wasit tidak memberlakukan penalti kepada tim dari Persik Kediri, membuat pemain Persebaya Surabaya protes.
Tapi kepala wasit tampak bergeming, ia tak mengindahkan protes dari para pemain Persebaya Surabaya hingga peluit tanda waktu habis dibunyikan.
Melihat semua itu, Persebaya Surabaya meminta keadilan dari PSSI dan Iwan Bule melalui Instagram resmi klub mereka.
“Persebaya tidak akan lelah menyuarakan kebenaran demi sepak bola Indonesia yang lebih baik,” tulis @officialpersebaya seraya menautkannya kepada PSSI dan Iwan Bule.
Salah satu pemain asing Persebaya dengan centang biru bahkan turut berkomentar. “This is penalti WASIT,” tulis @wilkson11. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Persebaya Surabaya Merasa Dirugikan di Laga Lawan Persik, Pelatih Aji Santoso Marah saat Jumpa Pers
-
BRI Liga 1: Persib Bandung Baru Main Langsung Kena Sanksi dari Komdis PSSI, Hanya Karena Telat Masuk Lapangan
-
Tinggalkan PSIS Semarang, Bali United Tiba di Puncak Klasemen, Stefano Cugurra Beri Komentar Begini
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Alwi Hasbi Silalahi: Pemko Medan Harus Total Beri Jaminan Keamanan di Rakernas Apeksi
-
Bawa-bawa Logo Koperasi di Pesan Kesehatan, Strategi Komunikasi Pemasaran Aqua Menuai Kritik
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai
-
Importa Raih Rekor MURI, Penjualan Lemari Pakaian Besi Tembus 1 Juta dalam 5 Tahun
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe