Suara Denpasar - Buaya berukuran besar berukuran 2.9 meter ditangkap di Pantai Legian Bali pada Rabu, (4/1/2023) sore.
Saat ini buaya tersebut telah diamankan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bali untuk lakukan tindakan selanjutnya.
Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua BKSDA Bali, Agus Budi Santoso saat dihubungi suaradenpasar.com.
"Ya di pantai Legian ditangkap sekarang kita sudah lakukan evakuasi di BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam)," jelas Agus Budi Santoso.
Agus Budi Santoso menjelaskan tahap selanjutnya buaya tersebut akan diperiksa kesehatan oleh pihak BKSDA Bali karena pada saat ditangkap terdapat luka pada tubuh buaya tersebut.
"Untuk tahap selanjutnya kita akan lakukan eksaminasi kesehatannya dulu oleh dokter hewan selama 3 atau 4 hari karena ada dua luka satu di badan dan satu di ekor."
Lantas dari manakah asal buaya tersebut?
Selain itu, Agus Budi Santoso juga mengatakan pihaknya akan melakukan analisisa apakah buaya tersebut dari Alam liar (buaya liar) atau dari peliharaan.
"Karena sedang luka jadi akan diobati dulu sembari kita akan lakukan analisa apakah buaya ini merupakan buaya liar, dari alam liar atau buaya yang berasal dari peliharaan," pungkasnya.
Baca Juga: Asuransi Astra Lewat Garda Mobile Otocare Meraih Top Mobile Application Awards 2022
Buaya tersebut diperkirakan berjenis kelamin jantan oleh pihak BKSDA Bali. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Kabar Terbaru Kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata, Siap Main Lawan Vietnam?
-
5 Bahan Alami yang Dapat Dibuat Jadi Masker Wajah untuk Mencerahkan Kulit
-
Kode Spesial Gading Marten saat di Bali Bersama Luna Maya, Bahas Soal Pacar Baru di Pulau Dewata, Siapa?
-
Gercep! Bali United Boyong Gerri Mandagi, Spot Anak Asuh Shin Tae-yong Terancam?
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL