Suara Denpasar - Konflik antara PT Lintas Sarana Nusantara (LSN) dengan H. Usman yang berujung tidak terangkutnya limbah medis dan B3 dari Bali ke tempat pengolahan di Pulau Jawa. Itu dinilai akan menodai pariwisata Bali yang mengusung konsep "Nangun Sat Kerthi Bali" yang ramah lingkungan.
Selain karena somasi, pihak PT LSN mengaku penyebab lainnya adalah pasarnya pelayaran saat libur Natal dan Tahun Baru.
Namun demikian, ada beberapa kejanggalan dari kejadian ini. Pertama selama ini pengangkutan transportasi limbah medis melalui kapal feri milik PT LSN tidak ada masalah.
Semuanya berjalan sesuai prosedur. Kedua, dengan somasi dari H. Usman, PT LSN memutuskan untuk tidak mau mengangkut transportasi limbah medis melalui kapal mereka.
Ada apa? Somasi itu teguran. Somasi dalam dunia peradilan itu soal biasa.
Bila alasan izin, semua kapal kurang lebih 42 kapal sudah memiliki izin berlayar yang dikeluarkan Dirjen Perhubungan Darat melalui BPTD.
Sekarang tinggal diatur agar transportasi limbah medis tidak boleh bercampur dengan kendaraan umum. Karena yang diangkut ini juga kendaraan bukan memuat limbah medis secara langsung di atas kapal feri.
Kejadian ini sudah sejak akhir Desember 2022. Dan sampai berita ini diturunkan kapal juga belum melayani penyebrangan transportasi limbah medis.
Anehnya, otoritas terkait, BPTD dan ASDP belum mengambil langkah penyelesaian. Kedua institusi ini sepertinya
“membiarkan” kasus ini berlarut larut dan tarik ulur kepentingan antara para pelaku dan pemain limbah medis dan limbah B3.
Baca Juga: Miris! Posisi Alie Sesay di PSIS Semarang Terancam, Rans Nusantara FC Berpaling?
Berdasarkan isi somasi H. Usman yang diterima media ini, terkesan ada nuansa "pemaksaan" agar pemusanahan limbah medis dan B3 dikelolah di Jembrana dan tidak keluar Bali.
Padahal berdasarkan informasi yang diterima wartawan, sampai saat ini dua perusahaan pemusnah limbah medis di Jembrana keduanya belum memiliki izin berdasarkan kelayakan dan ketentuan yang berlaku di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Selain itu, untuk diketahui hasil dari pemusnahan limbah medis adalah dalam bentuk abu incenerator yang juga masih terkategori limbah B3.
Satu-satunya ada di Indonesia dan yakni PT PPLI (Prasadha Pamunah Limbah Industri) yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Untuk pengolahan abu incenerator limbah medis ini di Indonesia hanya ada di Kabupaten Bogor Jawa Barat. Tidak ada di daerah lain. Nah, ini kan tentunya memerlukan pengangkutan dan penyeberangan lebih lanjut terkait hal ini," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan PPKLH, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, Minggu 8 Januari 2023. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Artinya Apa? Banyak yang Salah, Ini Makna dan Jawaban Benarnya
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
7 Jawaban Sopan Saat Ditanya 'Kapan Nikah' Saat Lebaran, Biar Nggak Canggung
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Bingung Balas Ucapan Minal Aidin Wal Faizin? Ini 5 Jawaban Terbaik dan Penuh Makna
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali