Suara Denpasar - Miris! Posisi Alie Sesay di PSIS Semarang Terancam, Rans Nusantara Berpaling?
Santer dikabarkan Alie Sesay tidak akan memperkuat PSIS Semarang lagi di putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.
Hal ini berawal dari statement yang disampaikan CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi beberapa bulan lalu.
Yoyok Sukawi menyebut bahwa Alie Sesay sudah tidak dapat tertolong lagi dan harus dicarikan pengganti untuk putaran kedua nanti.
“Kalau Alie Sesay berat memang, udah tidak tertolong, memang dia harus kita ganti dan kita lagi cari penggantinya,” kata Yoyok Sukawi melalui kanal YouTube pribadinya pada 22 September 2022 lalu.
Seperti yang diketahui, bahwa performa Alie Sesay bersama PSIS Semarang tidak terlalu bagus pada putaran pertama.
Dimana, Alie Sesay dinilai pertahannya kurang bagus sehingga menyebabkan gawang Laskar Mahesa Jenar kerap dibobol tim lawan.
Tercatat, PSIS Semarang yang telah melewati 16 laga, kebobolan sebanyak 22 gol.
Akibatnya, suporter PSIS Semarang pun menginginkan Alie Sesay segera dicarikan pengganti untuk putaran kedua nanti.
Baca Juga: Sering Mati Listrik, SDG Jabar Beri Bantuan Genset untuk Ponpes di Kampung Cicadas
Santer dikabarkan dilepas PSIS Semarang, Alie Sesay dirumorkan akan merapat menuju klub promosi RANS Nusantara FC.
Namun nampaknya peluang untuk masuk ke RANS Nusantara sangat kecil, pasalnya klub milik Raffi Ahmad ini dikabarkan telah membidik bek asing, Willian Correira.
“Willian Correira (24/CB), kabarnya akan bergabung dengan RANS. Dengan ini dipastikan Alie Sesay canceled,” tulis akun gosip bola @gozipbola. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Kronologi Lengkap Polemik LCC Kalbar yang Viral, dari Protes Josepha hingga Tawaran Beasiswa
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Nalar yang Hilang di Kamar Kos, Menguak Tabir Tragedi 11 Bayi di Sleman
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026