Suara Denpaasar – Kang Dedi Mulyadi kembali memergoki penjualan minuman keras (miras) atau minuman beralkohol (mikol) yang tak berizin. Itu terjadi di Subang, Jawa Barat. Bahkan, dia sempat bersitegang dengan ibu penjual miras.
Pedagang miras yang didatangi anggota DPR RI, Dedi Mulyadi ini adalah warung yang sebelumnya pernah didatangi beberapa waktu lalu.
Persisnya dalam video yang tayang 21 November 2022 lalu, Kang Dedi Mulyadi sempat memergoki warung miras di Desa Cipancar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Tak mau merugikan penjual miras tersebut, dia langsung memborong puluhan botol dan habis jutaan rupiah.
Selanjutnya miras yang dibeli Kang Dedi ditumpahkan di depan rumahnya di Lebur Pakuan, Subang. Dia berpesan agar pedagang ini berhenti menjual miras.
Kala itu, sang pedagang meminta agar warung penjual miras lainnya juga ditertibkan. Saat Kang Dedi Mulyadi pun mendatangi warung lainnya. Sayang, saat dia tiba, ternyata warung itu langsung tutup.
Kang Dedi Mulyadi hanya bertemu dengan beberapa remaja yang akan membeli miras. Ternyata itu para remaja dari Desa Bojong, Pesanggrahan, Purwakarta, yang berbatasan dengan Subang.
Hampir dua bulan kemudian, Kang Dedi Mulyadi kembali touring menggunakan sepeda motornya. Dia melintas kembali di lokasi yang sama.
Suami dari Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika pun menyuruh kameramennya, Zamzam mencoba membeli beberapa botol lebih dulu untuk membuktikan apakah benar masih jualan miras.
Baca Juga: Subang Daerah Santri, Kang Dedi Mulyadi Heran Miras Dijual di Desa, Beri Pesan Menyengat ke Aparat
Ternyata benar saja, warung miras yang sebelumnya tutup saat dia datang hampir dua bulan lalu, itu masih menjual miras.
Dalam waktu segera, dia pun mendatangi warung tersebut. Terlihat ada seorang ibu pedagang miras. Ibu itu mengaku asal Kalijati, Subang.
Saat itu, sang ibu penjual miras mengajaknya berdebat hingga bersitegang dengan Kang Dedi. Kang Dedi pun menanyakan kenapa menjual miras. Apalagi dijual kepada anak-anak remaja.
Dia juga tanya apakah mau punya anak atau menantu yang doyan mabuk. Sang pedagang tidak ingin.
“Kalau tidak mau punya anak atau menantu doyan mabuk, kenapa jual miras,” kata Dedi.
Sang ibu pedagang miras mengelak. Dia mengaku tak menjual ke anak SMP. Padahal Kang Dedi memergoki sendiri remaja SMP mau beli miras hampir dua bulan lalu.
Berita Terkait
-
Ternyata Diana Limbong, Pacar Maula Akbar, Kakak Kades yang Bela Dedi Mulyadi saat Dituduh Pencitraan
-
Gara-gara Plastik dan Styrofoam, Warga Desa Ciririp di Cianjur Disemprot Dedi Mulyadi, Kenapa?
-
Waduh! Karena Perselingkuhan Rozy Zay Hakiki & Mertuanya, Malah Dedi Mulyadi yang Disemprot Indomaret, Loh Kok Bisa?
-
Cinta! Dedi Mulyadi: Tiga Hari Tiga Malam Ditungguin, Bilang Gak Cinta, Nyakitin Jadi Perempuan, Teh!
-
Putra Sulung Kang Dedi Mulyadi Mulai Berani Pamer Pacar, Beda Jauh dengan Sang Ayah, Maula Akbar: Aku Simpan Cinta
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar