Lifestyle / Komunitas
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:15 WIB
ilustrasi ibadah umrah (Pexels/Earth Photart)
Baca 10 detik
  • Umat Muslim wajib memenuhi syarat syar'i berupa beragama Islam, baligh, berakal sehat, serta memiliki kemampuan fisik dan finansial.
  • Jemaah harus menyiapkan dokumen perjalanan seperti paspor, visa, bukti keuangan, serta izin resmi melalui aplikasi Nusuk Arab Saudi.
  • Kesehatan jemaah menjadi prioritas dengan kewajiban vaksin meningitis serta pemeriksaan kondisi fisik sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Suara.com - Umrah merupakan ibadah sunnah yang sangat diidamkan umat Muslim. Berbeda dengan haji yang wajib sekali seumur hidup, umrah bisa dilakukan kapan saja.

Namun, untuk melaksanakannya di Tanah Suci, ada berbagai syarat umrah yang harus disiapkan, baik syarat syar’i maupun syarat administratif dan praktis sesuai regulasi pemerintah Arab Saudi.

Berikut panduan syarat ibadah umrah di Mekkah, Arab Saudi secara lengkap.

1. Syarat Syar’i (Rukun Agama) untuk Sahnya Umrah

Sebelum berbicara dokumen, ada lima syarat dasar yang wajib dipenuhi agar ibadah umrah diterima:

  • Beragama Islam: Hanya umat Muslim yang boleh memasuki kota Mekkah dan Madinah.
  • Baligh (dewasa secara syariat): Sudah mencapai usia pubertas
  • Berakal sehat: Tidak boleh dalam keadaan gila atau tidak sadar.
  • Istitha’ah (mampu): Mampu secara fisik, finansial, dan waktu untuk menjalankan ibadah serta kembali ke tempat asal.

2. Persyaratan Visa dan Dokumen Perjalanan

Arab Saudi terus memperbarui regulasi. Pada 2026, wisatawan Muslim bisa melakukan umrah dengan visa turis (e-Visa) selain visa umrah khusus, asal mendaftar izin melalui aplikasi Nusuk.

Dokumen utama yang dibutuhkan:

  • Paspor asli dengan masa berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal masuk.
  • Foto paspor ukuran 4x6 cm (latar putih).
  • Bukti tiket pesawat pulang-pergi.
  • Konfirmasi booking hotel di Mekkah/Madinah (harus hotel berlisensi).
  • Asuransi kesehatan perjalanan yang mencakup Saudi.
  • Bukti keuangan (rekening koran atau surat keterangan kerja).
  • Aplikasi Nusuk wajib diunduh dan mendaftar izin umrah (permit) sebelum melakukan ritual.

3. Persyaratan Kesehatan

Kesehatan menjadi prioritas utama:

  • Vaksin Meningitis (ACYW-135): Wajib bagi semua jamaah usia 1 tahun ke atas, diberikan minimal 10 hari sebelum keberangkatan. Sertifikat kuning internasional diperlukan.
  • Vaksin lain seperti Polio bagi negara endemis dan influenza musiman sangat dianjurkan.
  • Kondisi fisik sehat, tidak menderita penyakit kronis berat yang menghalangi ibadah seperti gagal ginjal, jantung berat, dan lain-lain.
  • Bagi lansia atau penderita penyakit, disarankan konsultasi dokter terlebih dahulu.

4. Persyaratan Khusus untuk Wanita

Wanita di bawah 45 tahun umumnya harus didampingi mahram (suami, ayah, saudara laki-laki, dll) yang memiliki hubungan mahram dan dokumen bukti.

Wanita di atas 45 tahun bisa berangkat dalam rombongan resmi tanpa mahram, tergantung regulasi terbaru.

Baca Juga: Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?

Harus memakai pakaian sopan dan menutup aurat selama perjalanan.

5. Persiapan Ihram dan Administrasi Lain

Ihram: Berniat umrah di miqat (batas suci) dengan pakaian ihram khusus (pria: dua kain putih tanpa jahitan; wanita: pakaian sopan biasa).

Booking paket umrah melalui travel agen resmi Kemenag untuk jamaah Indonesia atau mandiri via platform resmi.

Hindari musim haji karena umrah sering ditutup sementara.

Tips Penting Lainnya

Pastikan semua dokumen lengkap sebelum berangkat. Gunakan aplikasi Nusuk untuk booking slot tawaf dan sa’i agar menghindari kerumunan. Patuhi aturan keamanan Saudi, seperti tidak membawa barang terlarang dan menjaga kebersihan.

Dengan memenuhi semua syarat ini, ibadah umrah Anda akan berjalan lancar dan mabrur. Biaya umrah bervariasi mulai dari Rp 25–50 juta tergantung paket dan musim. Selalu update informasi melalui situs resmi Kementerian Haji dan Umrah Saudi atau agen terpercaya karena regulasi bisa berubah.

Load More