Suara Denpasar - Tanaman jagung adalah salah satu tanaman yang banyak ditemui dan juga dimanfaatkan di Indonesia. Selain itu, jagung menjadi salah satu makanan pokok sumber karbohidrat dan selain dikonsumsi oleh manusia juga sering dimanfaatkan untuk pakan hewan ternak.
Tanaman jagung ini, rupanya memiliki fakta-fakta unik seperti yang dijelaskan oleh akun Instagram @kementrianpertanian,"Nah SobaTani, jagung memang merupakan salah satu tanaman populer yang mudah ditemukan di sekitar kita. Tapi ternyata jagung juga punya sejumlah fakta unik loh," tulisnya seperti dikutip Suara Denpasar, Kamis (12/1).
Dilihat dari slide show akun instagram @kementrianpertanian, dijelaskan bahwa jagung rupanya tidak bisa hidup liar tanpa perawatan manusia.
Selain itu, satu hektar jagung bisa menghilangkan 8 ton karbon dioksida dari udara. Karena itu, jagung merupakan salah satu tanaman yang paling penting ketika datang ke pembersihan udara.
Kemudian, tanaman jagung kaya dengan lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata serta fitokimia yang dapat meningkatkan penglihatan. Jagung membantu memberi makanan bakteri baik dari usus, serta dapat menyehatkan pencernaan. Bukan hanya itu, jagung juga mengandung vitamin seperti vitamin B, C, dan mineral seperti zat besi, kalium, dan magnesium.
Selain itu, jagung juga merupakan sumber protein yang layak, dengan satu jagung berukuran sedang mengandung 3,3 gram protein sederhana.
Sementara, untuk limbah tanaman jagung bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak
Daripada dibuang dan menghasilkan masalah sampah baru, limbah jagung ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pekan ternak.
Limbah jagung yang memiliki tonase yang besar adalah jerami. Jerami jagung atau brangkasan adalah bagian batang dan daun jagung yang telah mengering ketika tongkol jagung dipanen. Selain jerami, kulit buah jagung atau klobot jagung merupakan limbah yang berpotensi sebagai sumber pakan karena hasil jagung yang diambil untuk proses produksi pangan dan pakan adalah bijinya. Sedangkan kulit luar buah jagung biasanya dibuang. Kulit jagung manis sangat potensial untuk dijadikan silase karena kadar gulanya cukup tinggi.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
5 Sheet Mask dengan Kandungan PDRN Agar Kulit Kencang dan Bebas Keriput
-
IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim