News / Nasional
Senin, 16 Februari 2026 | 05:47 WIB
Pengendara motor nelintas saat hujan lebat di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • BMKG mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin.
  • Hujan lebat hingga sangat lebat diprediksi terjadi di Sumatera, Jawa, Sulawesi, Papua, dan Banten oleh Prakirawan Bintari.
  • Masyarakat diimbau waspada dampak lanjutan seperti banjir dan longsor, serta memantau informasi resmi BMKG.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan menyelimuti sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin ini.

Berdasarkan pantauan data satelit dan dinamika atmosfer terbaru, masyarakat diimbau untuk bersiap menghadapi curah hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi memicu dampak lanjutan di lingkungan sekitar.

Prakirawan BMKG, Bintari, dalam siaran prakiraan cuaca melalui kanal YouTube resmi BMKG di Jakarta, memaparkan bahwa kondisi atmosfer saat ini menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan.

Hal ini memicu peluang terjadinya hujan lebat hingga kategori sangat lebat di berbagai titik, mulai dari ujung barat hingga wilayah timur Indonesia.

Daftar Wilayah dengan Potensi Hujan Lebat dan Sangat Lebat

Konsentrasi hujan dengan intensitas paling tinggi diprakirakan akan terkonsentrasi di beberapa provinsi besar. Menurut data BMKG, wilayah Sumatera menjadi salah satu area yang paling terdampak, mencakup Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, hingga Lampung dan Kepulauan Bangka Belitung.

Di bagian barat Pulau Jawa, wilayah Banten juga masuk dalam daftar waspada tinggi.

Kondisi serupa juga diprediksi meluas ke wilayah padat penduduk lainnya di Pulau Jawa dan Sulawesi. Bintari menegaskan bahwa intensitas hujan ini perlu mendapat perhatian ekstra dari otoritas setempat dan warga.

"Hujan lebat dan sangat lebat juga berpotensi melanda Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Papua, dan Papua Pegunungan," ujar dia.

Baca Juga: BMKG Respons Viralnya Narasi Negatif Tentang Modifikasi Cuaca

Melihat cakupan wilayah yang cukup luas tersebut, BMKG menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai, wilayah dataran rendah, maupun lereng perbukitan yang rawan terjadi pergerakan tanah atau tanah longsor.

Cuaca di Wilayah Indonesia Bagian Barat

Selain wilayah dengan potensi hujan ekstrem, BMKG juga menandai sejumlah kota besar lainnya dalam kategori Waspada. Wilayah-wilayah ini diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang seringkali disertai dengan fenomena alam lainnya seperti kilat dan angin kencang.

Untuk wilayah Indonesia bagian barat, potensi hujan yang disertai petir diprediksi akan mengguyur kota-kota seperti Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Palembang, dan Bandar Lampung. Wilayah Yogyakarta dan Banjarmasin juga berada dalam jalur lintasan awan hujan yang serupa.

"Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Medan, Bengkulu, Serang, Jakarta, dan Bandung," ucap dia.

Bagi kota-kota lain, intensitas hujan diprediksi cenderung lebih ringan. Kota-kota yang diprakirakan akan diguyur hujan ringan antara lain adalah Banda Aceh, Jambi, Pangkal Pinang, Semarang, hingga Surabaya.

Di Pulau Kalimantan, cuaca mendung dan hujan ringan juga membayangi Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, serta Palangkaraya.

Cuaca Indonesia Bagian Timur

Bergeser ke wilayah timur Indonesia, BMKG mencatat adanya potensi hujan dengan intensitas sedang yang akan melanda Gorontalo, Manado, Ternate, hingga wilayah Jayawijaya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pola cuaca di awal pekan ini memang cenderung basah di hampir seluruh kepulauan.

Sedangkan untuk wilayah lainnya seperti Denpasar, Mataram, dan Kupang, potensi hujan diprakirakan berada pada skala ringan.

Hal yang sama juga berlaku untuk sebagian besar wilayah di Sulawesi dan Papua, di mana hujan ringan diprediksi akan turun secara tidak merata sepanjang hari.

Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, BMKG memberikan imbauan khusus agar masyarakat tetap tenang namun waspada. Cuaca ekstrem yang muncul secara tiba-tiba seringkali disertai dengan tiupan angin kencang yang dapat merusak fasilitas umum atau memicu pohon tumbang.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari curah hujan tinggi, seperti munculnya genangan air di jalan raya yang dapat mengganggu lalu lintas, banjir luapan, hingga risiko longsor di daerah rawan.

Pengguna jalan juga diminta ekstra hati-hati saat berkendara dalam kondisi hujan lebat karena jarak pandang yang berkurang secara signifikan.

Langkah mitigasi mandiri, seperti membersihkan saluran air di lingkungan rumah dan memangkas dahan pohon yang sudah rapuh, sangat disarankan untuk mengurangi risiko kerugian materiil maupun korban jiwa.

Untuk memastikan keselamatan, masyarakat diharapkan selalu memantau perkembangan cuaca secara real-time. Pihak BMKG menyediakan akses informasi yang mudah dijangkau melalui laman resmi di www.bmkg.go.id.

Load More