Suara Denpasar - Permainan ciamik dari RRQ Hoshi yang membuat para pendukungnya RRQ Kingdom tegang dalam 5 game yang dijalani Vynnn dkk.
Kekalahan melawan Blacklist Internasional, pada Rabu (11/01/2023) membuat para pemain RRQ Hoshi banyak belajar, khususnya Alberttt yang selalu mengepick Frederin ketika melawan Falcon Esports.
Pemilihan jungler Frederin dari Alberttt memberikan warna baru bagi permainan RRQ Hoshi, dengan tidak pernah melepaskan Frederin ke tangan lawannya dari Myanmar Falcon Esports.
Pada pertandingan yang digelar di Tennis Indoor Stadium, Senayan, pada Jumat (13/1/2023), RRQ Hoshi berhasil meraih kemenangan atas Falcon Esports dengan skor menegangkan (3-2).
RRQ Hoshi pada dua game awal memberikan tekanannya kepada para pemain Falcon Esports dengan kemenangan meyakinkan (2-0).
Namun pada game ketiga, game penentuan untuk Falcon Esports memberikan kejutan dengan pick Franco dari Naomi pada dua game selanjutnya, yang membuat Falcon Esports berhasil menyamakan kedudukan (2-2).
Pada game terakhir, Coach Acil dan Arcadia melakukan respect Ban kepada Franco milik Naomi yang selalu menyusahkan RRQ Hoshi pada game sebelumnya.
Salah satu hal yang menjadi sorotan di pertandingan ini adalah Alberttt yang tidak sekalipun memainkan hero Assassin jungler, terlepas dari ban yang dilakukan oleh Falcon. Dari lima game yang ada, ia empat kali memainkan Fredrinn jungler.
Terlepas dari hal itu, mantan pemain EVOS Legends dan YouTuber Antimage memberikan komentar menohok kepada para pelatih dan analis RRQ Hoshi.
Baca Juga: Lukas Enembe Tetap Diperiksa Meski Ngaku Sakit, KPK: Kami Punya Dokumen Kesehatannya
Mengutip dari akun TikTok Antimage, dirinya mengungkapkan bahwa akhirnya RRQ Hoshi melakukan respect Ban pada game kelima terhadap Franco dari Naomi.
"Akhirnya ada Respect Ban dari RRQ Hoshi pada Franco, walaupun di game kelima," ujar Antimage dalam akun TikToknya pada Jum'at (13/01/2023).
Tentunya Respect Ban merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan RRQ Hoshi, pasalnya banyak fans yang kecewa setelah RRQ Hoshi tidak melakukan respect Ban kepada Hero Estes pada saat melawan Blacklist Internasional.
Pada lima game yang dimainkan ketika RRQ Hoshi melawan juara MPL PH S10 yakni Blacklist Internasional, mereka tidak pernah melakukan Ban pada Hero signature milik OhMyV33NUS tersebut.
Dari situlah banyak fans dari RRQ Hoshi yakni RRQ Kingdom yang menuduh para coach dan analis RRQ Hoshi merupakan penyebab kekalahan ketika melawan Blacklist Internasional. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel