Suara Denpasar- Rumor kedatangan sosok ratusan miliar untuk PSIS Semarang pada putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023 disambut baik oleh supporternya.
Bahkan banyak yang meminta agar PSIS Semarang segera meresmikannya, terlebih sosok ini sudah berada di tanah air.
Sosok ratusan miliar yang dimaksud ini adalah Keisuke Honda.
Pemain yang pernah memiliki nilai pasaran mencapai Rp347,63 miliar di tahun 2013 silam ini belakangan ini santer dikairkan dengan PSIS Semarang gara-gara Taisei Marukawa.
Dimana, Keisuke Honda mengabarkan dirinya sedang berada di Jakarta pada 14 Januari 2023 lalu melalui akun Twitternya.
Namun, Taisei Marukawa yang merupakan punggawa PSIS Semarang justru menanggapi cuitan tersebut dengan menyarankan Keisuke Honda menandatangani kontrak dengan klub di tanah air.
Selain itu, Yoyok Sukawi selaku CEO PSIS Semarang pun ikut-ikutan menggunggah hal yang berikaitan dengan Jepang, sehingga membuat rumor kedekatan Lasakar Mahesa Jenar dengan Keisuke Honda kian ramai dibicarakan.
Setelah itu, Yoyok Sukawi pun meluruskan rumor yang telah beredar tersebut.
Yoyok mengatakan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Keisuke Honda, namun belum ada kecocokan.
Baca Juga: Verrell Bramasta Ingin Punya Istri Seperti Gigi, Raffi Ahmad: Wah Gak Bisa!
“Tidak jadi karena belum ada kesepakatan dengan Honda," kata Yoyok Sukawi dikutip melalui semarang.suara.com.
"Kami sempat komunikasi dengan Honda tapi memang kami belum menemukan kecocokan," lanjutnya.
Mungkinkah PSIS Semarang memiliki kendala keuangan untuk mendatangkan Keisuke Honda?
Berdasarkan informasi yang diunggah @indojleague disebutkan bahwa kedatangan Honda ke Indonesia bukan untuk menerima pinangan menjadi pelatih di klub Indonesia. Sekaligus membantah rumor yang selama ini beredar.
“Menurut sumber yang JLI terima, rumor itu TIDAK BENAR,” tulis akun tersebut.
“Saat ini Honda memang sedang berada di Indonesia, tetapi kedatangan Honda ke Indonesia bukan untuk menerima pinangan menjadi pelatih klub Indonesia, meliankan sdang ada ‘project’ di Indonesia,” lanjut keterangan tersebut.
Berita Terkait
-
3 Dampak Positif Pratama Arhan Bertahan di Tokyo Verdy, Salah Satunya Hindari Liga Indonesia
-
Dear Shin Tae-yong, Aji Santoso Kirim Pesan untuk Anak Kesayangan di Timnas Indonesia, Aji Santoso: 'Semoga Marselino Tidak Cepat Kembali'
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persik Kediri di BRI Liga 1 Sore Ini
-
Link Live Streaming Persis Solo vs Persija Jakarta di BRI Liga 1 Malam Ini
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Pelangi di Mars Diserang Isu AI hingga Buzzer, PH Beri Klarifikasi Panjang
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?