Suara Denpasar - Danau Hillier atau Lake Hillier adalah danau unik yang berbeda dari danau lain karena memiliki warna merah muda.
Dilansir laman resmi Lake Hillier, Danau Hillier terletak di Middle Island yang merupakan bagian dari gugusan Kepulauan Recherche, di pesisir selatan negara bagian Australia Barat.
Danau Hillier ini sangat terkenal karena warna merah muda atau pink yang dimilikinya.
Penemu Danau ini adalah Matthew Flinders, seorang navigator asal Inggris.
Pada Januari tahun 1802, Flinders dan kru kapal HMS Investigator berlabuh di Middle Island.
Dalam catatan yang dibuatnya, Flinders menulis jika ia terkejut melihat sebuah ‘danau kecil berwarna merah mawar’.
Lalu ia menamai danau itu Danau Hillier untuk mengenang William Hillier, salah seorang anggota kru yang baru meninggal karena disentri saat berlabuh di pulau itu.
Danau Hillier sendiri memiliki panjang sekitar 2.000 kaki (600 meter) dengan lebar sekitar 820 kaki (250 meter).
Danau ini dikelilingi oleh tepian pasir dan hutan lebat pohon paperbark dan eucalyptus, dengan jalur sempit bukit pasir yang ditutupi oleh vegetasi yang memisahkan bagian tepi utaranya dari pantai utara Middle Island.
Baca Juga: Jika Instruksi Partai Suruh Maju di Pilbup Bogor 2024, Rudy Susmanto: Saya Sangat Siap!
Keunikan yang paling menonjol dari Danau Hillier ini memang warnanya yang merah muda dan cerah.
Warna merah muda cerahnya juga permanen dan tidak berubah bahkan hingga saat air diambil dalam wadah.
Para ilmuwan masih belum dapat memastikan mengapa danau ini berwarna merah muda.
Sebagian besar menduga hal tersebut disebabkan oleh mikroalga jenis Dunaliella salina.
Dunaliella sendiri menghasilkan karotenoid, pigmen yang ditemukan dalam wortel.
Ada juga teori lain yang menduga bahwa warna merah muda tersebut disebabkan oleh kehadiran bakteri halofilik dalam kerak garam.
Reaksi antara garam itu dan natrium bikarbonat yang ditemukan dalam air kemudian menghasilkan warna merah muda.
Meski berwarna merah muda, ilmuwan memastikan bahwa air di Danau Hillier tidak berbahaya bagi kulit manusia.
Namun, Anda tidak dapat berenang ataupun meminum air di danau ini karena letaknya di pulau yang terpencil.
Bagi para wisatawan yang ingin berkunjung untuk menikmati keindahan danau ini, dapat melihatnya dari perairan dengan menyewa perahu atau dari udara dengan menyewa pesawat kecil. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup