Suara Denpasar – Komite Disiplin (komdis) PSSI menjatuhkan denda dan sanksi pada empat klub dan satu official klub akibat sejumlah pelanggaran dan keteledoran.
Berdasarkan sidang yang dilakukan komdis, besaran denda dan sanksi yang diterima masing-masing klub hingga official beragam. Tergantung jenis pelanggaran yang dibuat.
Dilansir dari pssi.org, keempat klub yang dikenakan sanksi dan denda adalah, PSM Makassar, PS Barito Putera, Persib Bandung, dan Persija Jakarta. Sementara satu official yang dikenakan sanksi adalah Jan Klima, yang merupakan pelatih kiper Persija Jakarta.
Dari sidang tersebut, klub PSM makassar harus membayar denda sebesar Rp50 juta karena mendapatkan enam kartu kuning dalam satu pertandingan. Kondisi tersebut terjadi saat tim yang berjuluk ayam jantan dari timur bertanding melawan Borneo FC Samarinda.
“Hukuman denda Rp50.000.000,-“ tulis komdis pada rilis pssi.org
Hal senada juga menimpa tim Barito Putera. Tim Laskar Antasari diganjar denda akibat mendapat lima kartu kuning dalam satu pertandingan saat melawan PSM Makassar.
Tim lain yang juga harus membayar denda, yakni Persib Bandung. Klub yang dinahkodai Teddy Tjahjono ini harus membayar denda Rp120 juta karena beberapa spanduk suporter yang dinilai provokatif dan diskriminasi. Selain itu juga terjadi pelemparan botol dan penyalaan 2 flare smoke bomb pada pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta.
Klub terakhir yang diganjar sanksi yakni Persija Jakarta. Tim macan kemayoran harus membayar denda sebesar Rp50 juta akibat ulah sejumlah suporter yang melakukan pelemparan saat melawan Persik Kediri.
Tak hanya itu,pelatih kiper Persija, Jan Klima didenda Rp50 juta dan tambahan hukuman larangan dampingi tim selama 12 bulan, karena meludah pada perangkat pertandingan dan mengucapkan kata-kasar serta mendapatkan kartu merah langsung. Itu terjadi saat melawan Persib Bandung. (Rizal/*)
Baca Juga: Berikut Daftar Pantai di Bali yang Berpotensi Banjir Rob dari Tanggal 21-25 Januari 2023
Berita Terkait
-
Oknum Suporter yang Nyalakan Flare di Laga Persib Bandung vs Persija Dihukum Berat, Berlaku Seumur Hidup!
-
Update Klasemen Liga 1! Persib Bandung Singkirkan Bali United dan Persija, PSIS Semarang Masih Berjuang
-
Thomas Doll Ngamuk, Sebut Pemain Persija Tak Punya Semangat Rebut Puncak Klasemen BRI Liga 1
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
-
Film Komedi Wild Sing Umumkan Tayang 3 Juni, Comeback Grup Co-Ed Legendaris
-
El Rumi dan Syifa Hadju Urus Berkas di KUA, Akad Nikah Fix Digelar di Bali?
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi
-
Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
7 Fakta Tragedi Calon Jemaah Haji di Jepara yang Meninggal Jelang Keberangkatan