Suara Denpasar- Manajemen Persib Bandung memberikan sanksi keras kepada oknum suporter ini ke stadion yakni di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Hal ini buntut dari aksi oknum suporter yang berinisial AN umur 22 tahun yang menyalakan flare saat laga Persib Bandung vs Persija Jakarta berlangsung.
Akibat ulah oknum ini, manajemen Persib Bandung harus kena sanksi yang totalnya mencapai Rp120 juta.
Kini manajemen Persib Bandung bereaksi, sanksi keras langsung dijatuhkan kepada oknum suporter berinisial AN tersebut.
Tak tanggung-tanggung, si suporter ini diminta untuk meminta maaf, wajahnya juga dipajang di akun werbsite resmi klub.
Setelah itu, kini manajemen menjatuhkan sanksi untuk memberikan efek jera serta memberikan edukasi kepada yang lain.
Lalu apa sanksi yang diberikan?
Dilansir dari akun resmi Persib, manjemen telah menjatuhkan sanksi kepada oknum suporter tersebut berupa larangan menyaksikan pertandingan Persib secara langsung di stadion.
Langkah tindakan yang dilakukan adalah dengan menutup akses oknum suporter tersebut untuk membeli tiket dan memblokir akunnya seumur hidup.
Baca Juga: Duel Persija vs PSM Makassar Alami Perubahan Waktu Kick-off, Ini Alasannya
Dalam surat pernyataan yang ditandatanganinya, oknum suporter tersebut mengaku bersalah atas perbuatan yang dilakukannya dan meminta maaf kepada Persib Bandung dan seluruh suporter, khususnya bobotoh yang merasa dirugikan oleh tindakannya.
"Saya tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan saya juga bersedia memohon maaf secara terbuka di media sosial," jelas AN, Sabtu (21/1).
Selain AN, masih ada satu lagi oknum suporter Persib yang menyalakan flare. Saat ini masih belum teridentifikasi identitasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemutihan dan Keringanan Pajak Jawa Timur Khusus Agustus 2026, Cek Syaratnya
-
John Herdman Bongkar Peran Vital Tom Haye Jelang Duel Panas Indonesia vs Vietnam
-
Rezeki Melimpah! Ini 5 Shio Paling Beruntung Sepanjang Agustus 2026
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
-
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Level Rp2.603.000 per Gram
-
5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak