Suara Denpasar – Klub Persija Jakarta harus menerima sanksi dan membayar denda yang diberikan Komite Disiplin (komdis) PSSI, akibat sejumlah pelanggaran.
Bahkan, sanksi terberat harus diterima pelatih kiper Persija, Jan Klima. Dilansir dari pssi.org, coach Jan harus membayar denda Rp50 juta, dan larangan untuk mendampingi tim selama 12 bulan kedepan.
Tim macan kemayoran tersebut juga harus membayar denda sebesar Rp50 juta akibat ulah sejumlah suporter yang melakukan pelemparan saat melawan Persik Kediri. Sehingga total denda yang harus dibayar sebesar Rp100 juta.
Pelatih yang bergabung dengan Persija Jakarta pada Juni 2022 lalu itu mendapat hukuman karena meludah pada perangkat pertandingan dan mengucapkan kata-kasar serta mendapatkan kartu merah langsung. Itu terjadi saat melawan Persib Bandung.
Sementara itu, dilansir dari website resmi persija (persija.id), Jan Klima merupakan pelatih kiper berdarah Republik Ceko yang cukup antusias dengan para pemain persija.
Jan mengatakan bahwa dia menyukai semua karakter kiper. Baginya, yang terpenting kiper bisa menjalankan tugasnya menjaga gawang dan membantu mendistribusikan bola ke depan.
Jan Klima mempunyai misi tersendiri untuk memperkukuh sektor pertahanan tim. Ia bertekad berjuang sekuat tenaga demi membawa Persija kembali juara.
“Saya sangat bangga dengan anak-anak saya untuk semua usahanya,” terangnya. (Rizal/*)
Baca Juga: Rizky Billar Sebut Haters Orang Zalim dan Bakal Dapat Balasan: Apa Sih Itu dan Gimana Cirinya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK