Suara Denpasar - Gibran Rakabuming Raka, putra dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi digadang-gadangi akan maju menjadi bakal calon Gubernur DKI.
Jika ini terjadi, maka wali kota Solo itu akan berhadapan dengan rival kuat, yakni Ridwan Kamil.
Di sisi lain, partai pendukung Jokowi dan juga tempat Gibran bernaung saat ini. Yakni PDI Perjuangan hanya menyarankan Gibran untuk tetap di Solo dulu sebagai wali kota. Sebab, masih banyak yang perlu dibenahi dan diperbaiki.
Soal fenomen dukung mendukung Gibran maju ke Pilgub DKI. Analisa pengamat politik Rocky Gerung dalam kanal youtubenya dikutip denpasar.suara.com, Selasa 24 Januari 2023.
Hal ini tak lepas dari manuver parpol lain yang sebenarnya ingin menguji ketegangan antara Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati.
"Sekali lagi Gibran ini diumpankan untuk menguji ketegangan antara Megawati dan Jokowi. Memanas, meninggi, atau menurun," papar jebolan Universitas Indonesia tersebut.
Namun demikian, dari analisanya jika Gibran nekat untuk maju dalam Pilgub DKI. Itu dengan sendirinya bisa disebut nantangin Megawati karena belum ada arahan dari Ketua Umum.
Di sisi lain, peta politik di DKI lebih kompleks yang tentu akan menyulitkan Gibran yang diketahui bersama saat maju sebagai wali kota Solo juga tak bisa lepas dari power sang ayah, Jokowi.
Ada baiknya, hemat dia, selain bisa tetap di Solo. Gibran bisa melirik Jawa Tengah. Di sana dipastikan tidak ada lawan bagi PDI Perjuangan.
Baca Juga: Jokowi Setuju Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Kades, GMNI Udayana Buka Suara
Tak hanya itu, partai besar seperti Golkar kemungkinan besar akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan guna mendukung calon gubernur yang sama. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan