Suara Denpasar - Sabrina Chairunnisa istri Deddy Corbuzier meungunggah sebuah video melalui Instagram pribadinya @sabrinahairunnisa_. Postingan itu ditandai juga ke Instagram Deddy Corbuzier, Azka dan Nada.
Dalam video tersebut terlihat Sabrina, Deddy Corbuzier, Azka dan Nada, anak angkat Deddy Corbuzier. Mereka sedang asyk berenang bersama di kolam renang.
"Our kind of SINCIA malah di paksa RENANG dulu sblm makan2," tulis Sabrina Chairunnisa sebagai caption pada unggahan itu, dikutip denpasar.suara.com, Kamis, (26/1/2023).
Anehnya, pada postingan itu netizen malah salah fokus atau menaruh fokus pada tanda merah di bagian atas dada Sabrina, istri Deddy Corbuzier itu.
Netizen meanganggap tanda merah di atas dada Sabrina itu adalah cupang. Cupang adalah sebuah istilah. Atau dikenal juga sebagai 'gigitan cinta' atau 'tanda ciuman'. Pada intinya cupang adalah memar yang disebabkan oleh isapan atau ciuman agresif pada tubuh orang lain.
"Om ded jago cupang xixixi," komentar @faudi.r.
"Alah cupang itu mah," kata @monkeyd.100.
"Stempel ajaib," kata @thyojd.
Namun apakah tanda merah di atas dada Sabrina itu adalah cupang seperti yang disangkakan netizen?
Baca Juga: Wow! Elektabilitas PSI Meningkat ke 5,7 Persen, PDI Perjuangan Tetap Berada di Puncak
Memang tidak dijelaskan secara langsung oleh Sabrina, tapi beberapa netizen telah mewakilinya untuk menjelaskan bahwa tanda merah itu bukan cupang, melainkan karena kulit Sabrina yang sensitif. Apalagi banyak bergerak karena sedang berenang.
"Itu kulitnya ka Sabrina emg sensitif jd sering merah2 gt, kalau follow dari lama pasti tau itu kulitnya emg sensitif, soalnya sering lihat kak sab skincare an juga merah2 gt kok, itu wajar... kenapa semua pada mikir aneh2," jelas @niputuallysa.
"Di kulit sensitif netizen bego yg blng itu cupang, kalo pun cupang ama lakik ndiri knp rupanya," sambung @zizie30_9.
"Bukan ah itu kayak elergi gatel2 gitu," tulis @nurinaura.
Sabrina memberi pin pada komentar @niputuallysa, @zizie30_9 dan @nurinaura sehingga menempati komentar paling atas.
Pada ketiga komentar tersebut Sabrina membalas dengan mengatakan bahwa harap dimaklumi netizen-netizen yang otak ngeres (pikiran kotor) itu. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Nopek Novian Nyaris Mati Tenggak 25 Butir Obat Penenang Anjing
-
Deddy Corbuzier Protes Keras KPI gegara Fajar Sadboy Seliweran di TV, Warganet: Terima Kasih Sudah Mewakili!
-
Deddy Corbuzier Ngamuk Konten Fajar Sadboy Ramai di TV, KPI: Tidak Ada Larangan
-
KPI Tanggapi Kritik Pedas Deddy Corbuzier Soal Fajar Sadboy Seliweran di Televisi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera