Suara.com - Komika Nopek Novian pernah melakukan hal konyol saat duduk di bangku SMP. Sahabat Livy Renata ini menenggak 25 butir obat penenang anjing demi bisa kurus.
"SMP pakai obat-obatan terlarang, obat penenang anjing namanya dextro," kata Nopek Novian di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Selasa (24/1/2023).
Nopek Novian menjelaskan, membeli obat tersebut karena harganya murah. hanya dengan merogoh Rp 5 ribu, bintang film Sesuai Aplikasi bisa membelinya di apotek.
Deddy Corbuzier yang menyimak cerita Nopek Novian lantas bertanya, "Apa urusannya (kurus) sama minum dextro?"
"Saya melihat teman-teman saya kurus itu karena nakal. Mereka minum, makan pil," jawab Nopek Novian dengan polos.
Nopek Novian yang kala itu tidak berpikir panjang, menenggak 10 butir. Karena tidak memberikan efek apapun, ia menenggak 25 butir obat penenang anjing.
Hasilnya alih-alih kurus, Nopek Novian malah muntah-muntah. Ia sulit menyeimbangkan jalan bahkan sudah berpikir ini adalah kondisi overdosis.
"Melihat orang kecil-kecil, kayak kurcaci. Saya jalan sambil gini-gini (melebarkan tangan) kok nggak kena-kena. Muntah saya habis itu, dikit-dikit uek, overdosis atau gimana," ujar komika 27 tahun ini.
Nopek Novian mengatakan, hari di mana ia sempoyongan gara-gara obat penenang bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Teman-teman yang melihatnya tumbang, tidak bisa membawanya pulang.
Baca Juga: Niat Menurunkan Berat Badan Pakai Obat Penenang Anjing, Nopek Novian Justru Alami Hal Ini
"Saya (dibawa) ke kasur, tidur terus denger buki 'skak!'. Tapi nggak ada orang. Itu (kepala) kayak keliling, ya Allah mati ini mah. Saya jalan merayap di tembok, lepas dikit jatuh om," cerita Nopek Novian.
Teman-teman Nopek Novian akan membawanya pulang, dengan satu syarat.
"Harus bisa jalan dulu, baru boleh pulang," ungkapnya.
Setelah mampu berjalan, Nopek pulang ke rumah. Sang ibu yang tidak tahu apa-apa, kemudian bertanya, "mau buka (puasa) pakai apa?"
"Susu mak, ku jawab. Setelah minum, waras. Nggak mau lagi (makan obat penenang anjing)," pungkas Nopek Novian.
Berita Terkait
-
Demi Kurus, Nopek Novian Tenggak 25 Butir Obat Penenang untuk Anjing
-
Nopek Novian Sentil Konten Pamer Kekayaan Lesti Kejora dan Rizky Billar
-
Kini Jadi Bestie, Livy Renata Awalnya Risih Bertemu Nopek Novian
-
Ogah Pacari Livy Renata, Nopek Novian: Bisa Depresi Lambungku
-
Heboh Livy Renata Ditinggal Nikah Nopek Novian, Ternyata Kenyataannya Begini
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah
-
LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya
-
Siapa Keona Ezra Pangestu? Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI yang Paling Disorot
-
Shindy Samuel Bongkar Perlakuan Rendy Selama Nikah, Pernah Diludahi hingga Nafkah Rp20 Ribu Sehari
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
WO Pernikahan Teuku Rassya Buka Suara soal Tamara Bleszynski yang Tak Pakai Baju Seragam
-
Insidious: Out of the Further Siap Teror Bioskop, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya
-
Menteri Ekonomi Kreatif Ikut Kena Imbas Gara-Gara Pernikahan Teuku Rassya
-
Emosi Meledak, Detik-Detik Korban Pelecehan FH UI Pingsan di Hadapan Pelaku