Suara Denpasar – Kiper senior Wahyu Tri Nugroho resmi mundur dari PSIS Semarang. Di usianya yang tak lagi muda itu, eks kiper Bhayangkara FC tersebut ingin berfokus pada karir kepelatihan.
“Ada beberapa alasan seperti Wahyu Tri yang mundur karena fokus dalam karir kepelatihan di usianya yang tak lagi muda,”jelas CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, melalui website resmi PSIS.co.id.
Mundurnya Wahyu sebagai penjaga gawang Laskar Mahesa Jenar, dinilai oleh Panser Biru sebagai blunder bagi PSIS Semarang.
Pasalnya, pengalaman Wahyu Tri Nugroho di lapangan sebagai kiper dinilai sangat dibutuhkan untuk kiper-kiper muda di PSIS Semarang, seperti Adi Satryo yang baru saja bergabung dengan PSIS Semarang pada awal bursa transfer lalu.
Selain itu, Sosok Wahyu Tri Nugroho juga dinilai penting untuk menjadi backup bagi kiper utama PSIS Semarang.
Panser Biru pun ramai-ramai berkomentar pada akun Instagram PSIS Semarang.
“Loh kalau kiper utama dilirik timnas, terus pelapisnya siapa ? kok Wahyu Tri pamit,”tulis @iqusab78.
“Jujur kiper masih butuh figure seperti WTN, kalau menurutku,” balas komentar akun @agus_kenthoezz.
“Betul mas, kalau ini keputusan yang blunder,” jawab pemilik akun @iqusab78.
Sementara itu, dilansir dari Antara pada 15 Juli 2022, PSIS Semarang merekrut Wahyu Tri Nugroho untuk memperkuat tim dalam menghadapi kompetisi liga 1 2022/2023.
CEO PSIS Yoyok Sukawi menyebut, kedatangan kiper senior seperti Wahyu Tri Nugroho diharapkan dapat memperkuat mistar gawang PSIS Semarang.
“Saya harap pengalamannya bisa menular ke kiper muda lainnya,” jelas Yoyok. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Lepas Andreas Ado, PSIS Semarang Diserbu Panser Biru, Eks Pemain PSIS Youth Ikut Terseret Jadi Perbandingan
-
Matur Suwun! PSIS Semarang Resmi Lepas Wahyu Tri Nugroho, Guntur Triaji, dan Andreas Ado
-
Yoyok Sukawi Resmi Lepas 3 Pemain PSIS, Termasuk Wahyu Tri Nugroho, Rekomendasi Coach M Ridwan?
-
Welcome Back! Panser Biru & Snex Sambut Kedatangan Kembali Sosok Rp4,35 M Jelang PSIS Semarang vs Persib
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026