Suara Denpasar - Jika kamu berpikir bahwa elang, rajawali atau albatros merupakan jenis burung terbesar yang pernah ada di muka bumi, maka kamu salah.
Sekitar 6 juta tahun lalu, terdapat burung yang diklaim paling besar pernah hidup di bumi, yaitu Argentavis magnificens.
Secara harfiah, kata Argentavis berarti “burung Argentina yang luar biasa”.
Burung ini memang termasuk predator yang dulu banyak hidup di Argentina dan wilayah Amerika Selatan.
Berdasarkan situs planetsave.com melaporkan bahwa usia Argentavis berada pada kisaran 50 hingga 100 tahun.
Usia burung yang mencapai 100 tahun tergolong tinggi.
Sebagai perbandingan, rentang usia burung unta adalah 50-70 tahun dan burung beo adalah 80-120 tahun.
Situs birds.cornell.edu menyebutkan bahwa Argentavis sudah punah sekitar 10 ribu tahun yang lalu, saat hampir sebagian besar hewan terbesar di Amerika Utara juga sudah mulai punah.
Meski begitu, hingga saat ini penyebab punahnya burung ini masih belum diketahui secara pasti.
Baca Juga: Ditanya Perihal Rambut Kekasihnya, Denise Chariesta Tertawa Lepas, JK: Pake Shampoo Anjing....
Seperti dikutip dari extinctanimals.org, penyebab kepunahan Argentavis kemungkinan karena penyakit, kecelakaan atau penuaan usia.
Kecil kemungkinan burung ini punah karena dimangsa hewan lain karena memiliki ukuran yang begitu besar.
Selain itu, laju kematian dari burung ini juga tergolong kecil, karena hanya kurang dari 2 persen populasi yang mati setiap tahunnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Sinopsis Film The Legend & Butterfly: Saat Haruka Ayase Bantu Oda Nobunaga Satukan Jepang
-
Sinopsis Phantom: Film Terbaru Park So Dam yang Berlatar Pendudukan Jepang
-
Apa Itu Hari Valentine? Mengenal Sejarah dalam Berbagai Perspektif
-
Isra Miraj Adalah Peringatan Apa? Ini Penjelasan Sejarah dan Tradisinya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Penyelundupan Senpi Rakitan Asal Jabung Modus Paket Gagal, Tujuan ke Pelaku Curanmor di Cikarang
-
Mikel Merino Kembali Jadi Pahlawan, Spanyol Tantang Prancis di Semifinal
-
Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat Low Budget, Dokter Sarankan Pakai Bahan Alami Ini
-
Letak Kompor Menurut Feng Shui, Benarkah Bisa Memengaruhi Rezeki? Ini 6 Posisi yang Dianjurkan
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Kronologi Bocah Tewas Diduga Diterkam Harimau di Area HTI Pelalawan
-
Dilema Gen Z di Era Konsumtif: Peduli Lingkungan tapi Masih Suka Flash Sale
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai