Suara Denpasar - Sukses mencuri perhatian publik tak sedikit yang penasaran dengan sosok Kepala Desa (Kades) Hoho asal Banjarnegara.
Kades bernama lengkap Hoho Alkaf tersebut, merupakan pemimpin nyentrik Desa Purwasaba.
Beberapa waktu lalu dirinya sempat viral di media sosial twitter saat mengenakan baju dinas kepala desa sambil melambaikan tangan dari atas mobilnya.
Viralnya Kades Hoho ternyata lantaran penampilannya yang dinilai tak lazim sebagai pejabat desa.
Tak sedikit penampilan Kades Hoho mendapat cibiran hingga menuai pro dan kontra.
Rupanya hal tersebut menarik perhatian anggota DPR RI, Dedi Mulyadi. Mantan Bupati Purwakarta itu bahkan sudah bertemu dengan Kades Hoho.
Pertemuan keduanya diunggah Dedi Mulyadi dalam feed instagram pribadinya.
“Ngobrol santai bersama Pak Kades Hoho. Pemimpin nyentrik dari Purwasaba, Banjarnegara,” tulis @dedimulyadi71 dikutip Suara Denpasar.
Tak ketinggalan, ayah Hyang Sukma Ayu tersebut juga memuji Kades Hoho.
Baca Juga: Siswi SMK di Kebayoran Baru Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Gedung Sekolah
“Badan penuh dengan tato tapi hati lembut seperti Rinto. Urusan kerja dan nyali sudah kayak bulldozer,” pujinya.
Diketahui, selain menjadi kepala desa, Hoho Alkaf juga menekuni usaha yang bergerak di bidang konstruksi dan penyewaan alat berat.
Beberapa unit usaha tersebut juga ia cantumkan di bio instagramnya @hoho_alkaf tentang usaha yang dimiliki Kades Hoho.
Berikut adalah nama CV yang dikendalikan Kades Hoho; CV Rahayoe Santosa, CV Rahayoe Santosa Group dan CV Sawung Mulya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini
-
Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Apakah Ada Body Lotion G2G? Ini 5 Body Serum yang Bisa Jadi Alternatif
-
Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Tidak Cepat Busuk dan Bebas Bau Tak Sedap