Suara Denpasar - Setelah Egy Maulana Vikri, kini rumor pemain Timnas Abroad lain, Witan Sulaeman kembali mengguncang bursa transfer.
Jika Egy memilih Dewa United, kali ini pemain AS Trencin Witan Sulaeman dikabarkan sudah resmi bergabung dengan klub Liga 1 rival bebuyutan Persib Bandung, Persija Jakarta.
Berita ini pun membuat para penggemar sepak bola Indonesia terkejut, mengingat duo Egy-Witan adalah pemain andalan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae yong, yang berhasil mengepakkan sayap karir mereka hingga Liga Eropa.
Bahkan, keduanya pernah bermain di klub yang sama, yakni FK Senica di tahun 2022 lalu.
Rumor masuknya Witan Sulaeman ke Persija dikabarkan oleh akun Instagram @liga1transfer pada Selasa (31/1/2023).
"BREAKING NEWS!! Witan Sulaiman akan bergabung dengan klub Indonesia Persija Jakarta, sudah deal dan tinggal menunggu pengumuman saja," tulis akun @liga1transfer.
Bahkan, sudah banyak fanbase yang mengedit foto Witan Sulaeman mengenakan jersey Persija. Termasuk akun @dailypersija_ yang mengunggah foto Witan Sulaeman diedit mengenakan jersey merah Macan Kemayoran pada Selasa (31/1/2023).
"'Witan Sulaiman' info yang beredar kabarnya masuk daftar pemain baru Persija Jakarta selanjutnya," tulis akun @dailypersija_ di caption unggahan itu.
Dilansir dari Transfermarkt, karir Witan Sulaeman memang cukup mengesankan. Di tahun 2019 dirinya masih berada di PSIM Yogyakarta dan kemudian terbang ke Liga Serbia di tahun 2020 bergabung dengan FK Radnik Surdulica.
Selanjutnya, Witan Sulaeman juga bergabung dengan FK Senica, Lechia Gdansk, dan terakhir, di AS Trencin.
Meskipun rumor kepindahannya santer diberitakan, hingga kini netizen masih menunggu pengumuman dari manajemen resmi Persija.
Persib Bandung Akan Umumkan Pemain Baru?
Tak hanya Persija, sang rival di el clasico Indonesia, Persib Bandung pun dikabarkan akan umumkan pemain baru mereka.
Sosok tersebut adalah kiper Persipura Jayapura, Mario Londok.
"Kiper Persipura Fabio Londok (Mario Fabiyo Londok) akan gabung Persib," tulis akun @liga1transfer melalui instastory-nya pada Senin (30/1/2023).
Tag
Berita Terkait
-
Sebelum Kick Off PSIS vs Persib, Panser Biru & Bobotoh Menghadap Ganjar Pranowo, Ternyata Ini Tujuannya
-
Mengetahui Semua Tim Liga 1 Ingin Kalahkan Persib Bandung, Marc Klok Janjikan Penampilan Lebih Baik
-
Zainudin Amali Berharap Arema FC Tidak Bubar: Jangan Mengorbankan Klub, Pengganggu Harus Dicari Polisi
-
Henhen Herdiana Dan Ricky Kambuaya Dipastikan Absen Saat Lawan PSIS Semarang, Pelatih Persib Bandung Sudah Siapkan Penggantinya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil