Suara Denpasar – Misran menolak mentah-mentah anggota DPR RI Dedi Mulyadi yang akan membeli sejumlah dagangan sapu lidi miliknya.
Misran pria asal Semarang, Jawa Tengah, meski kondisi cacat pada kaki dan tangan akibat musibah tersengat listrik membuat kagum tetapi Mulyadi.
Karena tetap bekerja keras untuk menghidupi keluarga yang tinggal di Kota Serang Banten.
“Bapak keren amet sih, tetap semangat bekerja,” ucap pria dengan akrab disapa Kang Dedi kepada Misran yang kaki dan tangan diamputasi, seperti dikutif oleh Suara Denpasar dari Kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Selasa (31/1).
Tak sampai disitu Kang Dedi pun bertanya soal dagangan sapu lidi yang dijual Misran. Ini sapu lidi buatan siapa, tanya Kang Dedi
“Buatan sendiri di rumah, ini buatan istri dan saya,” sahut Misran kepada Kang Dedi
Misran mengaku menjual sapu lidi di Kota Bandung, lantaran banyak pembeli. “Kalau jual di Kota Serang, Banten sepi pak,” ucapnya kepada Kang Dedi.
Misran pun mengakui pula 200 biji sapu lidi yang dibawa dari Serang, bisa laku terjual Dua minggu sampai satu bulan.
“Kesini bawa sapu dari serang ya naik bus bapak, baru terus naik ojek ke kos,” kata Misran ke Kang Dedi.
Baca Juga: Ketum PKB Usulkan Penghapusan Jabatan Gubernur, Ini Komentar Gubernur DIY
Menariknya saat Kang Dedi akan memborong dagangan sapu lidi yang dijual Misran, justru dirinya tak percaya. Misran menolak mentah-mentah Kang Dedi.
“Janganlah pak gak enak sama bapak, ini mau beli atau karena kasihan saja bapak sama saya. Gak usahlah bapak, ini karena kasihan saja,” ungkap kepada pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta 2 periode.
Sempat terjadi perbicangan alot dengan Kang Dedi, barulah Misran percaya. “Beneran bapak mau bli,” ujar Misran sembari Kang Dedi menjawab ya.
Tanpa disangka Misran seluruh sapu lidi yang dibawa dari serang langsung diborong Kang Dedi. Bahkan Misran diminta untuk pulang ke serang bertemu dengan istrinya.
Selain itu Kang Dedi meminta nomor kontak penjual sapu Misran agar dibantu kaki palsu miliknya.
“Bapak ini dermawan semoga Alla membalas kebaikan bapak,” pungkas Misran. ***
Tag
Berita Terkait
-
Ditanya Kang Dedi Mulyadi Perihal Dirinya Ingin Mencalonkan Lagi, Kades Bertato Beri Jawaban: 'Masyarakat Gak Ndukung Ya Sama Saja'
-
Diusulkan Cak Imin, Wakil Ketua DPR Bakal Kaji Serius Gagasan Hapus Jabatan Gubenur
-
Ini Kades Mirip Yakuza yang Disamperin Kang Dedi: Hati Rinto, Nyali Buldoser
-
Usai Puji Kades Bertato Viral Asal Banjarnegara, Kang Dedi Mulyadi Mendadak Dapat Tausiyah
-
Purwakarta Surplus Padi Sampai 63 Ribu Ton, Ini 3 Wilayah Penghasil Terbanyak, Anne Ratna Mustika Juga Dorong Tanam Manggis
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil