Suara Denpasar – PSS Sleman telah dijatuhkan sanksi oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI atas tindakan para suporter.
Sanksi berupa denda Rp50 juta diterima PSS Sleman sebelum dijamu Persib Bandung, di Stadion GBLA, Minggu (5/2/2023).
Denda sebesar itu dijatuhkan Komdis PSSI kepada PSS setelah pelemparan botol air mineral yang dilakukan oleh suporter Super Elja PSS yang berada di tribun selatan.
Pelanggaran itu terjadi dalam laga menjamu Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Kamis (26/1/2023).
Dilansir dari laman resmi PSS Sleman, denda itu sesuai Salinan Keputusan Komite Disiplin PSSI BRI Liga 1 2022-2023, nomor 092/L1/SK/KD-PSSI/I/2023 terkait tanggung jawab terhadap tingkah laku buruk penonton.
“Kami tentu sangat menyayangkan kejadian pelemparan botol mineral ini terulang kembali,” ujar ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSS, Yuyud Pujiarto di Omah PSS, Sleman, Kamis (2/2/2023).
Sanksi itu menjadi peringatan kedua untuk PSS terkait pelemparan botol.
“Jika terulang kembali, maka Komdis PSSI akan memberikan hukuman yang lebih berat serta berbeda dari sebelumnya dan itu tentu akan merugikan PSS,” sambungnya.
Sementara itu, PSS Sleman kemungkinan akan kembali menerima sanksi oleh Komdis PSSI atas dugaan tindakan yang oleh Rivaldo Ferre.
Dimana sang pemain melakukan gerakan mengarahkan tangan ke bagian wajah pemain PS barito Putera hingga membuatnya dihukum kartu merah langsung.
Meski menurut, Ferre apa yang dilakukan bukan tanpa sebab. Ia mengaku sebelumnya menerima perkataan rasis dari salah satu pemain PS Barito Putera.
Meski tuduhan rasis yang dialamatkan kepada Bayu Pradana telah dibantah secara tegas oleh Kapten Tim PS Barito Putera itu.
Sesuai regulasi Kompetisi BRI Liga 2022/2023 pada Pasal 57 tentang Kartu Kuning dan Kartu Merah, menyatakan pemain yang mendapat kartu merah secara langsung di skorsing 1 laga berikutnya.
Selain itu, atas kartu merah yang diterima pemain, klub wajib membayar denda sebesar Rp7 juta.
Selain skorsing dan denda, dalam ayat selanjutnya PSSI dapat memberikan hukuman tambahan yang ditetapkan dalam Kode Disiplin PSSI.
Akankan PSS Sleman mendapat hukuman berat setelah laga kontra Persib karena tindakan diluar kontrol emosi yang dilakukan Ferre kepada Bayu Pradana? *
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Laga Lawan Timor Leste Dimulai?
-
Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated
-
Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional