Suara Denpasar- Junianto yang masih menjabat sebagai Komisaris PSIS Semarang blak-blakan ditawari banyak pihak untuk membeli klub Liga 1.
Juninato yang merupakan pengusaha dan fans berat PSIS Semarang sejak kecil ini juga menyebut angka untuk bisa membeli klub Liga 1.
Harga yang harus dikeluarkan untuk membeli klub Liga 1 kata pengusaha baja yang memiliki saham 30 persen di PSIS ini berada di kisaran Rp100 miliar.
"Kalau beli tim Liga 1 itu hanya Rp100 miliar ke bawah, ya nanti, yang penting infrastrukur dibenahi dulu," kata Juniantao seperti yang dia unggah di akun instagram pribadinya, Jumat (10/2).
Junianto mengaku banyak yang menawari dirinya untuk membeli klub di Liga 1.
"Banyak yang nawari, tapi ndaklah, kita ingin membuat Semarang dan Jawa Tengah hebatlah," jelasnya.
Banyak yang merespon unggahan dari Junianto terkait dengan tawaran membeli klub di harga Rp100 miliar.
Warganet banyak yang meminta Anto sapaan akrabnya untuk lebih baik menambah kepemilikan saham di PSIS Semarang yang saat ini masih di angka 30 persen.
"Daripada tuku Tim liga 1 100 milyar mending tambah lagi akuisisi PSIS pak," kata pemilik akun @cahyoadiprabowo.
Baca Juga: Pembuktian Mega Bintang Cristiano Rinaldo, Kritikan Dibalas Hujan Gol
Warganet juga banyak yang menyarankan agar Junianto kembali aktif lagi berada di manajemen PSIS Semarang.
"Sampean tetap saya anggap bagian dr PSIS pak. Terlepas belum aktifnya sampean lagi di management. Saya pribadi masih yakin sampean masih cinta PSIS sampe kapanpun itu. Waktu pasti akan melunakan keadaan," kata akun @asston.1932. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda