Suara Denpasar - Perseteruan antara pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-Yong (52), melawan pelatih berkelas dari Persija, Thomas Doll (56). Terus berlanjut terbaru ia menyebut Shin Tae-Yong seperti badut karena menjadi bintang iklan.
Pernyataan pelatih Persija itu terlontar kala konferensi pers lanjutan Liga 1 Indonesia 2022/2023 antara Persija Jakarta vs Arema FC, pada hari Sabtu (11/2/2023).
Dalam pernyataannya ia menyebut kalau Shin Tae-Yong seharusnya lebih fokus untuk melatih Timnas Indonesia, ketimbang menjadi bintang iklan. Serta mempersiapkan skuad untuk Timnas, bukan menjadi Badut.
"Jujur, saya pikir dia (Shin Tae-Yong) tidak bisa serius. Ketika saya melihat dia menjadi iklan di televisi. Dia seperti badut." kata Thomas Doll pada Sabtu (11/2/2023) dilansir Cianjur Suara.com
Untuk pelatih yang menjadi bintang iklan seperti yang dilakukan oleh STY ini, sebetulnya lumrah. Selain dia, mantan pelatih timnas Vietnam, Park Han-Seo (65), juga pernah menjadi bintang iklan dari salah satu marketplace online asal Singapura.
Perseteruan antara Shin Tae-Yong dan Thomas Doll berawal dari pemanggilan pemain muda Persija yang begitu banyak. Selain dengan Thomas Doll, Luis Milla pelatih berkelas milik Persib Bandung juga sempat mengkritik STY soal pemanggilan pemain. (Rizal/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM