Suara Denpasar - Eks pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic dikabarkan akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat.
Santer kabar di kolom komentar cuitan Miljan Radovic, ia akan kembali menjadi juru taktik untuk Maung Bandung, menggantikan Coach Luis Milla di sisa kompetisi Liga 1 2022/2023 ini.
Selain kabar comeback-nya Radovic, juga beredar kabar kembalinya pelatih 47 tahun tersebut bukan ke Persib Bandung, melainkan merapat ke PSIS Semarang.
Hal ini karena kursi head coach PSIS Semarang masih kosong hingga saat ini, pasca ditinggal oleh Ian Andrew Gillan.
“Welcome home, Coach #LuisMillaOUT,” komentar akun @adidunk_R.
“PSIS nya kuch,” komentar akun @obayy911.
Meski belum ada kabar resmi dari klub Persib Bandung maupun PSIS Semarang, pelatih asal Montenegro tersebut telah mengirimkan signal kuat akan segera kembali ke Indonesia.
“Indonesia... see you soon,” cuit Radovic pada akun twitter miliknya @Miljan58Radovic pada 12 februari.
Lantas siapakah Miljan Radovic sebenarnya ?
Baca Juga: Ferdy Sambo Dijatuhi Hukuman Mati, Terbukti Merencanakan Pembunuhan
Dilansir dari Transfermarkt, Radovic bukanlah orang baru di dunia sepakbola. Sebelum menjadi head coach Persib Bandung, ia pernah bermain pada 2011-2012 silam di Persib.
Bahkan ia merupakan salah satu mesin pencetak gol yang dimiliki Maung Bandung. Saat mengarungi Liga Super Indonesia (LSI) pada 2011/2012, ia berhasil membukukan 11 gol dengan 7 di antaranya dibuat melalui penalti.
“Radovic membuka keran golnya pada pertandingan pembuka LSI 2011/2012 saat menghadapi Persiram Raja Ampat, 3 Desember 2012. Kala itu, Pangeran Biru menang dengan skor tipis 3-2,”tulis Persib seperti dikutip dari website resminya.
Gol terakhir Radovic pada musim itu diciptakan melalui tendangan penalti saat Persib kontra Deltras Sidoarjo 3-1, 26 Juni 2012. Tim-tim yang pernah menjadi korban ketajaman Racovic ialah Sriwijaya FC, Persidafon Dafonsoro, PSPS Pekanbaru, Persija Jakarta, Persela Lamongan, Arema, Persiwa Wamena, Pelita Jaya dan Mitra Kukar. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Ada Apa? Ciro Alves Tenangkan Striker Persib Bandung David da Silva Usai Persija Taklukkan Arema FC: 'Sabar'
-
Singkirkan Persib Bandung dan PSM Makassar, Gol KeduaPersija vs Arema jadi Kontroversi
-
Bertekad Taklukkan Dewa United, Pelatih Sementara PSIS Semarang Justru Singgung Cara Permainan Persebaya, Kenapa?
-
Persib Siap Rebut Puncak Klasemen dari Persija, Victor Igbonefo Ngaku Punya Motivasi Berlipat untuk Kalahkan PSM
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga