Suara Denpasar – PSIS Semarang berhasil mewujudkan tekad untuk menghentikan langkah positif Dewa United.
Tren positif enam laga tak terkalahkan yang dicatatkan Dewa United bersama Jan Olde Riekerink sebagai pelatih pun harus terhenti di kandang PSIS, Stadion Jatidiri Semarang, Senin (13/2/2023).
Meski tertinggal 1 gol pembuka lewat titik putih oleh Taisei Marukawa di menit 35’ Dewa United memiliki peluang untuk menyamakan skor lewat di menit 40’
Sayang gol tersebut lalu anulir, karena wasit menilai sang pemain telah dalam posisi offside sebelum berhasil mengoyangkan jala Adi Satryo.
Potongan video yang menyebutkan keputusan wasit salah pun beredar di media sosial Instagram.
Selai gol Taisei Marukawa, empat gol lainnnya dwi gol Hari Nur Yulianto (45' dan 53').
Sedangkan gol Dewa United diciptakan oleh Karim Rossi (51') memanfaatkan umpan silang Egy Maulana Vikri dan penalti Risto Mitrevski (66').
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, pun memberikan komentar atas skor akhir 3-2 yang merelakan kemenangan milik PSIS Semarang.
Tren tak terkalahkan dengan catatan 3 kali menang dan 3 kali imbang harus terhenti di hadapan Suporter PSIS Semarang.
Baca Juga: Usai Vonis Ferdy Sambo, Beredar Video Hotman Paris: Tidak Bisa Langsung Dihukum Mati
Namun kekalahan itu, disebut sebagai imbas dari permainan yang buruk oleh timnya. Khususnya di babak pertama.
"Kita bisa menyalahkan diri sendiri di babak pertama, mereka bermain dengan bagus dan kita overload di tengah," kata Jan Olde Riekerink, dilansir dari laman resmi LIB.
Tidak hanya itu, kekalahan ini lantaran masalah adaptasi. Meskipun pelatih asal Belanda sukses tidak terkalahkan selama enam pertandingan namun ia butuh waktu juga untuk melihat situasi yang terjadi di kompetisi ini.
"Ini tahap awal di level tertinggi dan termasuk sulit juga untuk beradaptasi meskipun kita memulai dengan baik," jelasnya. ***
Berita Terkait
-
PSIS Semarang vs Persis Solo, Gianluca Pandeynuwu Tak Sabar Hadapi Mahesa Jenar
-
Eks Pemain Persib Comeback, PSIS Semarang hingga Bhayangkara FC Jadi Pelabuhan Miljan Radovic?
-
Wasit Terbaik FIFA Versi Panser Biru, PSIS Semarang Tundukkan Dewa United 3-2, Inilah Profil Iwan Sukoco
-
Ngeri! Manuver Jenius Eks Persib Tunjuk Pengganti Carlos Fortes, Sosok Rp3,04 Miliar Bawa PSIS Semarang Raih 3 Poin
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!